Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts

Thursday, February 2, 2012

Hindari Virus Tanpa Antivirus!!



Masalah yang paling sering muncul pada setiap pengguna komputer adalah hadirnya tamu yang tidak diundang atau lebih tepatnya disebut virus. Virus tidak selamanya merugikan, ada juga virus yang menguntungkan, bahkan membawa kegembiraan yang luar biasa ?? Itu loh yang namanya virus cinta. wkkkk….

Nah, tutorial kali ini akan membahas cara untuk menghindari atau mencegah virus pada komputer kita. Ada pepatah bilang, lebih baik mencegah daripada mengobati. hehehe. Teknik yang akan digunakan dalam tutorial ini sangat sederhana, yaitu mematikan auto run. Diharapkan setelah auto run mati, resiko terserang virus akan semakin kecil. Baiklah, mari simak tutorialnya ya.

Nyalakan komputer anda
Buka program RUN dengan cara menekan tombol gambar windows + R atau dengan masuk ke menu start, lalu pilih run.

Ketik GPEDIT.MSC, lalu tekan OK.

Pada jendela selanjutnya, pilih tulisan ADMINISTRATIVE TEMPLATES, dan setelah itu double click pada tulisan SYSTEM yang berada di kotak sebelah kanan.

Langkah selanjutnya, double click pada TURN OFF AUTO PLAY

Setelah Anda double click pada TURN OFF AUTO PLAY maka akan muncul sebuah jendela baru, nah di jendela inilah kita akan mematikan auto run dengan cara memilih ENABLED pada 3 pilihan yang disediakan.

Lihatlah kebawah, jika Anda sudah memilih ENABLED tadi, maka akan muncul pilihan, apakah langkah tadi hanya berlaku untuk CD ROM atau semua drive yang ada di komputer tersebut. Nah, agar lebih aman, sebaiknya Anda pilih ALL DRIVES.

Terakhir pilih OK.


Pake Blackberry Tanpa Ikutan Paket BB Provider

Ha? Memangnya dari dulu kalo mo menggunakan internet harus pake BIS? Hahahaha… Maksudnya bukan seperti itu, sudah seminggu ini, sejak menggunakan Blackberry (Curve 8320). Setiap kali memiliki hp (device) yang baru, kami berusaha untuk mencoba untuk mengoprek dan berusaha memaksimalkan akan kinerja device tersebut.
Kami sadar akan kemampuan kami yang minim, bukan berarti kami harus berdiam diri, karena diatas langit masih ada langit dan itu pasti! Blackberry (khususnya Curve 8320) pada umumnya harus berlangganan BIS atau BES agar dapat ditingkatkan kemampuan kinerjanya sampai maksimal. Bahkan yang kami pelajari dari berbagai macam provider, ternyata BIS atau BES pun dipasarkan secara terpecah-pecah dan menyesuaikan kantong pengguna Blackberry berdasarkan paket-paket yang ditawarkan.
Untuk ukuran kantong rakyat biasa seperti kami, paling nyaman dan flexible menggunakan Paket Gaul dari Plat Kuning. Fitur yang kami ketahui dari paket tersebut, mencakup jejaring sosial. Mengingat Curve 8320 memiliki wifi, jadinya untuk mengakses internet dalam browsing dapat dilakukan di tempat-tempat yang menggunakan hotspot. Bagaimana jika tiada hotspot atau Blackberry yang tidak memiliki wifi? Gampang!
Menggunakan Internet Tanpa BIS, sesuai dengan judulnya, kami pun mencoba berbagi pengetahuan dan informasi kepada pengguna Blackberry pemula seperti kami ini, karena kami berusaha untuk tidak menjadi penikmat saja. Urutannya sebagai berikut:
  1. Masuk ke dalam menu “Option“, lihat gambar
  2. Pilih menu “Advanced Option“, lihat gambar    
  3. Pilih menu “TCP“, lihat gambar

  4. Ubah bagian APN, Username dan Password sesuai dengan provider yang digunakan. (Penulis menggunakan Plat Kuning pleret Hijau), lihat gambar
Untuk yang menggunakan provider yang berbeda dengan penulis, silahkan ditanyakan di kolom komentar. Terima kasih dan semoga berguna tutorial ini…

Thursday, January 5, 2012

Download Video Youtube (Memanfaatkan Cache)

1. Silahkan pilih dan kemudian buka Video Youtube.com seperti biasa

2. Putar Video tersebut hingga selesai

3. Ketik about:cache?devide=disk pada bar url browser

4. Lihat lokasi cache, Setelah mengetahui lokasi cache, meluncurlah ke TKP. Contoh = D:\FF\Data\Profile\cache

5. Setalah itu coba cari pada folder tersebut yang memiliki ukuran file yang besar (biasanya lebih dari 5MB / tergantung videonya), jika sudah di temukan, rename file tersebut, ganti ektensinya jadi *.flv.

6. Sekarang tinnggal Copas aja file yang sudah di rename tadi. ok.

Thursday, December 29, 2011

Tips Agar Pernikahan Anda Bahagia

Tips Agar Pernikahan Bahagia – cara ini bisa anda dilakukan agar pernikahan Anda sukses dan langgeng. Karena setiap pasangan di dunia ini menginginkan kebahagiaan dalam kehidupan perkawinannya. Dari berbagai sumber referensi dan hasil riset sejumlah peneliti memberikan tips agar pernikahan Anda bahagia, bisa anda simak di bawah ini.

1. Nikahi Orang yang Memiliki Pola Belanja Sama dengan Anda
Scott Rick dari University of Michigan Ross School of Business dan rekannya menganalisa survei pada lebih dari 1.000 orang dewasa yang telah dan belum menikah. Scott menemukan, orang cenderung memilih pasangan yang memiliki pola belanja yang berlawanan. Dalam penelitian tersebut dijelaskan, pasangan yang menikah dan memiliki pola pengeluaran yang berbeda bisa lebih sering bertengkar dan merasa tak puas dengan pernikahan, ketimbang pasangan yang memiliki pola belanja sama.

2. Sering Melakukan Hubungan Intim
Anda mungkin bisa saja bertemu dengan pasangan yang merupakan seorang neurotik –punya sifat mudah marah, mood sering berubah dan terus merasa khawatir. Menurut Michelle Russell dan James McNulty dari University of Tennessee, kepribadian seperti itu tidak bisa bertahan dalam menjalani hubungan, dan tak sedikit dari mereka yang berakhir dengan perceraian karena stress yang melanda salah satu pasangan bisa datang dari berbagai sumber mulai dari urusan kantor sampai hal terkecil misal kepercayaan diri yang hilang karena gagal dalam urusan cara memperkecil perut .

Jika pasangan Anda adalah seorang neurotik, maka seks adTips Pernikahanalah jawabannya. Pengantin baru dengan neurotik yang sering melakukan seks menjadi lebih puas dengan kehidupan rumah tangganya, daripada mereka yang tidak neurotik dan jarang melakukan hubungan seks, menurut penelitian yang diterbitkan pada jurnal Social Psychological and Personality Science pada 2010.

3. Katakan ‘Terima Kasih’ dan ‘Kita’
Pada tahun 2007, peneliti dari Arizona State University meneliti beberapa pasangan menikah dan mahasiswa yang memiliki teman sekamar. Peneliti menanyakan apakah mereka saling menghargai tugas rumah yang dilakukan oleh pasangan atau temannya. Hasilnya ditemukan, bahwa sebagian besar dari mereka merasa sangat beruntung memiliki partner yang menghargai, paling tidak dengan cara berterima kasih. Selain itu, mereka yang dihargai lebih sedikit merasa benci ketika mereka melakukan pekerjaan lebih berat dari partnernya itu. Rasa dihargai juga membuat mereka puas terhadap hubungan yang dijalaninya.

Kata lain yang juga bisa meningkatkan kesenangan orang lain adalah ‘kita’. Menurut sebuah jurnal ‘Psychology and Aging’, pasangan yang sering menggunakan kata ‘kami’ atau ‘kita’ saat membahas konflik, menunjukkan lebih banyak rasa kasih sayang, menurunkan rasa amarah serta menurunkan tingkat stres fisiologis selama berdebat. Menggunakan kata ‘aku’, ‘kamu’ saat berdiskusi identik dengan ketidakpuasan perkawinan.

4. Konflik
Jika Anda dan pasangan sering mengalami konflik dalam rumah tangga, jangan dulu khawatir. Menurut peneliti, perliaku yang tak baik dan konflik justru malah bisa membuat pernikahan menjadi lebih berkualitas. Untuk sebagian pasangan menikah, cara terbaik untuk membuat Tips Agar Pernikahan Bahagia dan lebih berkualitas adalah dengan cara menyalahkan satu sama lain, memberitahu pasangan untuk berubah dan tidak terlalu sering memaafkan.

Bagaimana apakah anda sependapat dengan tips di atas ? Semuanya kembali pada anda untuk meyakininya atau tidak, artikel ini hanya sebuah opini dari pada para peneliti yang mencari Tips Agar Pernikahan Anda Bahagia.

Friday, November 25, 2011

Tips Mewujudkan Perubahan Kebiasaan Dalam Hidup

“Tahun lalu saya berencana untuk mulai rutin berolah raga 2 kali seminggu,” ujar Kania, 33, sekretaris. Namun rencana itu hanya berlangsung di 3 bulan pertama saja, menginjak bulan keempat ia mulai kehilangan konsentrasi, lalu 2 minggu sekali. Selanjutnya bisa ditebak, ia akhirnya berhenti berolahraga. Mungkin Anda pun pernah mengalami hal yang sama. Mulanya Anda melakukan apa yang telah menjadi resolusi Anda dengan semangat. Namun berangsur-angsur Anda meningglkannya. Para ahli mengatakan bahwa sesungguhnya otak manusia terdiri neuron-neuron yang bekerja bersama dan menjalin kesatuan, dengan pola yang sama dari waktu ke waktu. Anda mengenalnya sebagai kebiasaan. Tapi jangan khawatir, otak Anda dapat ‘dipaksa’ membangun sel-sel baru dan membentuk jalan menuju perilaku dan kebiasaan baru. Berikut ini bagaimana mewujudkan perubahan-perubahan dalam hidup Anda, menurut psikolog James o Prochaska, Ph.D dan Carlo C. Diclemente:
1. Buat resolusi Anda tidak bisa ditawar-tawar lagi. Lakukan komitmen yang telah Anda janjikan pada diri sendiri, dan buatlah sedemikian rupa agar Anda tak memiliki pilihan lain selain melakukannya.
2. Memudahkan Diri Anda untuk Melakukan Tindakan. Apakah tujuan Anda nyata? Kebanyakan orang gagal karena sulit mengubah tujuan menjadi nyata. Untuk berhasil, Anda harus tahu apa tindakan yang akan Anda lakukan. Misalnya, resolusi Anda adalah ingin memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai. Terjemahkan ke dalam aksi yang nyata, seperti Anda akan menyisakan setengah jam sehari untuk berjalan-jalan.
3. Hindari Pemakluman. Apa alasan utama Anda saat tidak menepati janji terhadap resolusi Anda? Lupa? Sibuk? Hilang semangat? Atau tak tahu bagaimana memulainya? Buat daftar alasan-alasan yang biasa Anda kemukakan. Buatlah strategi untuk mengatasinya.
4. Manfaatkan Deadline Sebagai Pemicu. Sebagian besr dari Anda seringkali terpacu untuk melakukan sesuatu setelah deadline semakin dekat. Buatlah deadline yang membuat Anda bertindak, entah itu wawancara kerja, reuni atau hari pernikahan. Niscaya semangat Anda terpacu untuk sungguh-sungguh melakukan perubahan sebelum hari-H tiba.
5. Buat Jadwal. Jadwalkan apa yang ingin Anda lakukan. Tulis dalam agenda Anda, perlakukanlah selayaknya janji yang Anda buat dengan seseorang. Jadwalkanlah dengan spesifik, kapan dan berapa lama Anda akan melakukannya.
6. Lakukan Setiap Hari. Semakin Anda menjadikan janji Anda sebagai bagian dari keseharian, Anda akan memperlakukan hal itu sebagai rutinitas, sehingga tanpa terasa Anda melakukannya begitu saja tanpa beban lagi.
7. Pantau Perilaku Anda. Penilaian menunjukkna bahwa perilaku yang terekam dalam tulisan akan membantu Anda menjadi lebih baik. Misalnya, dengan menuliskan seberapa sering Anda bersikap khawatir terhadap apa yang Anda hadapi, dan sebagainya.
8. Fokuskan Pada Horison. Lihat seberapa jauh Anda telah melangkah, buka seberapa jauh lagi jarak yang harus Anda tempuh. Hal ini akan memberi Anda kekuatan untuk terus melangkah. Luangkan waktu sejejnak untuk merefleksikan apa yang telah berhasil Anda lakukan. Jadikan itu sebagai pemacu untuk tetap melanjutkan ‘perjuangan’ Anda.
9. Cari Rolemodel. Bayi belajar dengan meniru, mengapa orang dewasa tidak? Temukanlah seseorang yang dapat menjadi contoh Anda melakukan perubahan. Apa yang ia lakukan dan tidak Anda lakukan? Jangan malu untuk bertanya kunci kesuksesan perubahannya. Sebagian besar orang senang jika dijadikan teladan.
10. Ajari Orang Lain. Jalan terbaik untuk menyatukan diri dengan kebiasaan baru adalah dengan menjadi seorang mentor. Dengan mengajari orang lain, Anda akan terpacu untuk meningkatkan kualitas diri.
11. Perlakukan Diri Secara Wajar. Lakukanlah yang terbaik. Pada saat tertentu Anda akan kehilangan orientasi atau membuat resolusi Anda berantakan. Saat itu terjadi, perlakukan diri Anda dengan wajar. Jangan tenggelam dalam rasa malu atau bersalah. Segeralah bangkit kembali.

Friday, October 14, 2011

11 Tips Diet Menurunkan Berat Badan

by on October 25, 2010

Permasalahan seputar cara menurunkan berat badan adalah masalah yang sering ditanyakan oleh kita saat berat badan mulai menunjukkan kenaikan. Kegemukan apalagi obesitas bagi sebagian kita merupakan mimpi buruk terutama bagi kita yang peduli masalah penampilan dan kesehatan.  Kegemukan selain berkaitan dengan penampilan juga sedikit banyak pasti ikut mempengaruhi rasa percaya diri . Namun sebenarnya ada tips diet menurunkan berat badan yang dapat Ada coba.
Sekeras apapun usaha Anda melakukan diet untuk menurunkan berat badan tanpa mengetahui tips tips nya , rasa rasanya tidak akan maksimal hasilnya. Tips tips diet menurunkan berat badan sebenarnya sangat banyak, disini kami tulis beberapa tips yang relatif berperan penting dalam diet menurunkan berat badan Anda.

Tips diet menurunkan berat badan yang dapat anda lakukan sehari hari

Tips 1. Hindari lemak dan kurangin karhobidrat.
Asupan karbohidrat tetap diperlukan meskipun sedang program menurunkan berat badan, jadi jangan Anda hilangkan asupan karbohidrat ini. Makanlah dengan jumlah karbodihrat yang dikurangin.
Tips 2. Kurangin gula dalam minuman anda.
Soft drink mengandung gula yang tinggi, berhentilah mengkonsumsi soft drink. Selalu biasakan mengkonsumsi air mineral jika Anda sedang berada di luar. Jika Anda ingin minum teh manis, sesekali tidak apa apa. minumlah air putih minimal 8 gelas per hari untuk program menurunkan berat badan
Tips 3. Makanlah minimal 3x sehari untuk diet menurunkan berat badan yang efektif.
Tetaplah untuk makan 3x sehari. Jangan mengurangi frekuensi makan anda menjadi 2x sehari karena justru akan memperlambat metabolisme, bisa bisa justru Anda terkena maag. Tetaplah makan minimal 3x sehari, dengan tentu saja porsi yang sedikit. Melewatkan makan utama merupakan kesalahan dalam diet.
Tips 4. Makanlah paling akhir 3 jam sebelum tidur.
Makan mendekati jam tidur Anda akan menyebabkan makanan yang anda makan tidak sempat diubah menjadi energi untuk aktifitas Anda, akibatnya penumpukan lemak Anda akan bertambah. Jika Lapar, lebih baik Anda mengkonsumsi susu non fat ataupun makanan nutrisi yang rendah kalori.
Tips 5. Latihan kardio (lari, renang, threadmill, aerobik).
latihan kardio sangat efektif untuk membakar lemak, lakukan olahraga ini secara rutin tiap hari.  Selain itu olahraga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.
Tips 6. Kurangin makanan gorengan, gantilah dengan makanan rebus.
Jangan melupakan bahwa ikan bakar dan ayam bakar kadang kadang diolesin minyak, jadi tetap hindarin juga makanan ini.
Tips 7. Pagi hari yang indah untuk berlatih.
Berlatih pada pagi hari akan lebih efektif, karena perut anda sudah kosong dan tentunya pembakaran yang utama akan mengambil dari lemak anda.
Tips 8. Selalu memilih jalan kaki daripada eskalator.
Pilihlah berjalan kaki jika jaraknya tidak terlalu jauh. jika di kantor selalu pilihlah untuk menggunakan tangga jika Anda hanya ingin turun 1 atau 2 lantai saja. Olahraga kecil ini akan bermanfaat untuk menurunkan berat badan anda jika anda lakukan tiap hari.
Tips 9. Menikmati hidup.
Aturlah semua diet yang meliputin pengaturan pola makan dan olahraga sehingga menjadi sesuatu yang menyenangkan, dengan menjadikan diet Anda sesuatu yang menyenangkan maka akan semakin memperbesar keberhasilan diet .
Tips 10. Istirahatlah secukupnya .
Waktu istirahat yang baik adalah 6 – 8 jam sehari. Jangan lebih dari 8 jam per hari, pernah ada penelitian yang menyebutkan bahwa tidur berlebih meningkatkan resiko kematian.
Tips 11. Jangan mencoba semua jenis makanan pada jamuan buffet.
jangan mencoba semua menu makanan saat ada jamuan buffet. Cukup pilih satu atau dua jenis yang paling Anda suka, lalu lanjutkan dengan salad, ingatlah bahwa Anda sedang mencoba cara menurunkan berat badan .
Masih banyak tips diet menurunkan berat badan yang lain yang tentu saja tidak akan muat untuk kami tulis disini. Tips tips diatas adalah tips diet yang berperan besar dalam diet menurunkan berat badan Anda.

Thursday, September 29, 2011

10 Tips Menurunkan Berat Badan

“Bukan hal yang mudah untuk menurunkan berat badan!”, itulah komentar yang biasa kita dengar. Semua hal pasti sulit kalau kita tidak tahu caranya dan arahnya. Karena itu untuk menurunkan berat badan juga kita harus mengerti caranya.

Ada beberapa tips yang bagus untuk anda jalankan, tetapi disini tidak termasuk memutar jarum timbangan badan supaya turun.

1. Kurangi karbohidrat (nasi, roti, dll) dan hindari lemak (gorengan, santan).
Tetapi jangan anda hilangkan karbohidrat dari porsi makan anda karena karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh, hanya tidak terlalu banyak.

2. Bagi porsi makan anda dari 3 menjadi 6 kali sehari.
Hah? Kok bisa? Tentu saja anda harus membuatnya menjadi setengah porsi tiap kali makan. Kemudian 3 diantara makan tambahan tersebut tidak perlu menggunakan nasi, tetapi buah atau susu non fat.

3. Hindari gula dalam minuman anda!
Minuman yang membawa paling banyak pasukan gula adalah soft drink. Sangat disarankan untuk tidak minum minuman ini lagi. Selalu minta air mineral jika anda sedang makan keluar. Sekali-kali teh manis untuk pelega masih tidak apa.

4. Makan paling akhir 2-3 jam sebelum tidur
Karena lemak mulai ditumpuk saat anda tidur, dan jika anda makan sebelum tidur maka akan menjadi sasaran empuk untuk penumpukan lemak. Jika anda lapar, lebih baik minum saja susu non fat atau WRP atau semacamnya.

5. Tidak lagi gorengan, ganti dengan yang bakar atau rebus
Tetapi hati-hati, biasanya ayam bakar diolesi minyak. Paling baik, anda mengatakan dulu ke yang masak, jangan pakai minyak ya.

6. Latihan kardio (jogging, lari, berenang, lompat tali, treadmill)
Jenis ini akan membuat anda membakar lemak yang menumpuk dengan sukses. Lakukan dengan rutin setiap hari.

7. Pagi hari yang indah untuk berlatih
Berlatih pada pagi hari akan lebih efektif, karena perut anda sudah kosong dan tentunya pembakaran yang utama akan mengambil dari lemak anda.

8. Berjalan kaki yang sehat
Usahakan anda bisa berjalan kaki jika jaraknya tidak terlalu jauh. Ataupun ketika ada pilihan antara eskalator atau tangga, pilih tangga! Kecuali kalau di mall tentunya yang biasanya hanya ada eskalator, tapi bisa anda akali dengan terus berjalan di eskalator.

9. Istirahatlah secukupnya
Waktu istirahat yang baik adalah 8 jam sehari. Jangan lebih jangan kurang.

10. Nikmati hidup anda
Atur semua diet dan latihan anda agar menyenangkan sehingga nanti tidak menjadi diet yoyo (berat kadang turun kadang naik). Kalau anda menikmati gaya hidup sehat anda yang baru, tentu anda tidak sampai bosan khan.

Saturday, March 19, 2011

Tips Menjadi Karyawan Sukses

Ingin menjadi Karyawan yang Sukses? Di senangi sama BOSS/Atasan, meraih karir dengan cepat, naik pangkat terus? Ingin gaji naik? Ingin juga di senangi sama bawahan / asisten Anda? Ingin semua menyenangkan? Di lingkungan kerja terasa nyaman dan selalu bergairah? Silahkan baca dan terapkan tips berikut ini di Lingkungan Kerja anda. Beberapa hal yang wajib anda tanamkan di diri anda adalah :

1. SIKAP

Pondasi utama yang harus anda lakukan adalah menata sikap, kurangi sikap negative anda dan lebihkan sikap positif anda. Contoh yang bisa membuat anda cepat berkembang dan pintar adalah:

Sikap Berpikir Positif

Apapun hal yang anda hadapi, apapun berita yang anda terima dan keadaan apapun yang sedang menimpa anda, jalani saja dengan sikap positif, tidak cepat mengambil keputusan dan lakukan segalanya menuju arah solusi, dan bukan menuju arah masalah. Jadi jika dimarahin boss pun, berpikir positif saja, mungkin si boss lagi ngetest anda.

Sikap Mau Belajar

Belajarlah terus kepada atasan anda, kalau bisa belajar langsung ke 1, 2 tingkat di atas Anda. Pelajari kelebihan dan sisi Positif dari mereka, Pelajari semua yang bisa membuat mereka senang : Hobbinya , Prestasinya, Spesialisasinya. Pelajari kelemahan mereka, tapi jangan kasih tahu mereka yah. Nah kalo merasa sudah cukup ilmu, cari perusahaan baru yang kasih gaji lebih besar atau bikin usaha baru. Dijamin anda sukses.

How To Work For An Idiot

Belajar hal ­- hal biasa bukan berarti anda bodoh ataupun anda kurang mampu. Belajar adalah proses mengasah diri yang terus dilakukan tanpa henti. Belajarlah kepada asisten/bawahan anda, seperti halnya anda belajar kepada atasan anda. Berbagilah ilmu dan saling mendukung agar anda mendapatkan support dan dukungan penuh dari bawahan anda, sehingga mereka akan berlaku jujur dan obyektif.

Sikap Suka Menolong

Di suasana kerja, anda harus selalu enjoy dan senang aja menolong. Tidak pandang bulu, semua orang yg ada di lingkungan kerja anda seperti petugas keamanan, office boy, bagian kebersihan dll. Menolong tanpa pamrih, tetapi target anda mencoba orang yang anda tolong merasa Tertolong. Sikap suka menolong biasanya di ikuti dengan sikap pemaaf dan jujur dalam bertindak.

2. MANAJEMEN DIRI

Porsi kerja anda harus maksimal, artinya anda harus mengerjakan tanggung jawab yang dibebankan kepada anda yang diberikan oleh Perusahaan sesuai dengan kedudukan/posisi jabatan yang anda sandang harus 150%.

Artinya yang 50% adalah memang tugas anda, dan yang 100% adalah Tugas bawahan anda. Maksudnya, jika sewaktu ­waktu atasan anda berhalangan atau tidak bisa bekerja, Anda bisa menolong dan membantu tugasnya secara benar. Inilah kesempatan anda di uji oleh Perusahaan, jika anda melakukan dengan benar maka berita bagus akan selalu bersama anda. Tentu saja anda harus melakukannya dengan sepengetahuan atasannya atasan anda, supaya mereka tau andalah the man behind the gun, jadi pujian nggak jatuh di atasan anda terus.

Anda juga harus siap mengerjakan pekerjaan Atasan anda jika sewaktu ­- waktu mereka berhalangan hadir, jadi bikin anda mandiri dan siap di segala medan. Kalau atasannya atasan anda lihat kan pasti akan merasa nyaman memberi anda gaji yang besar.

3. MAIN STRATEGY

Bekerja cerdik dan pintar, bisa mengatur Strategy semulus mungkin. Anda sebisa mungkin tidak selalu memilih ­- milih pekerjaan yg dibebankan pada saat itu, jika menerima hal baru, jalani saja sebagai sebuah ujian diri/tantangan. Jika tidak menerima suatu pekerjaan baru, anda sudah sedikit merasa monoton? Coba lirik dan amati Pekerjaan Atasan anda, kalau perlu pelajari dan lakukan pekerjaan itu bersama Atasan anda, meminta ijin atau mencoba belajar mengerjakan pekerjaan atasan anda adalah HAL yang Special dan patut anda senangi. Ini penting artinya bagi Karir anda!

Makanya waktu dulu saya selalu Tertawa jika ada teman saya melarang atau mengatakan saya bodoh,..Koq mau ­maunya ngerjain pekerjaan orang lain, gaji udah jelas beda, masak pekerjaan atasan dikerjain sich ? dia bilang begitu.. Saya hanya menjawab, ingin belajar dan tahu pekerjaan atasan itu seperti apa.

Nah, ternyata ada manfaatnya yg besar sekali. Suatu ketika atasan mendadak sakit, tidak bisa datang untuk bekerja, padahal saat itu pekerjaannya cukup banyak. Nah kesempatan inilah yg harus gunakan sebaik mungkin, sewajarnya dan memang harus perlu membantu mengerjakan pekerjaan atasan tersebut, dan berusaha meyakinkan kepada BOSS besar bahwa semuanya bisa diatasi dan bisa berjalan lancar. Yakinkan BOSS besar anda bahwa semua pekerjaan berhasil baik, jual talenta & skill anda di saat ini.

Siapa tahu, di saat atasan anda nanti mendapatkan Promosi Karir atau dipindahkan ke Posisi lain, maka 90% atasan anda akan merekomendasikan ke BOSS Besar bahwa anda layak menggantikan Posisi nya.

4. MENGAMBIL HATI

Anda harus pandai mengambil hati/mencuri perhatian. Anda mampu melakukan tindakan ­ tindakan yang positif dan cemerlang disituasi yang penting. Anda mampu membuat orang lain merasa nyaman dan menaruh hormat kepada anda. Maaf, bedakan dengan Mencari MUKA. Kalau mencari muka biasanya suatu tindakan membual, Akting layaknya Aktor terkenal disaat BOSS sedang mengamati anda. Mencari muka biasanya dijalankan pada saat ­saat tertentu saja, dan biasanya kegiatan yang dilakukan tidak seimbang dengan kebiasaan waktu - waktu kerja normal. Jadi, pilihlah sikap mengambil hati ya?

5. BERANI BERKOMPETISI

Di Posisi Pekerjaan apapun, Kompetisi harus ada. Artinya anda siap bersaing, berkompetisi secara sehat dengan Rekan kerja anda yang Posisi nya setara dengan Anda. Anda tidak bisa menilai bahwa anda akan menang dalam persaingan, kecuali anda bekali dengan Sikap Sabar, Positif dan selalu Belajar terus.

Berkompetisi di sini bukan berarti anda sibuk mencari kesalahan kesalahan orang lain seperti kerjaannya Pak/Ibu HRD, tetapi justru anda bisa menang dalam persaingan ini jika anda mampu menutupi/membantu mengatasi masalah/kelemahan - kelemahan orang lain. Datang dan hadirlah ditengah- tengah rekan kerja anda sebagai seorang juru selamat, seorang pemberi solusi/pemecah suatu masalah. Jika demikian, maka suasana Kompetisi tersebut berjalan mulus dan sesuai dengan rencana anda. Dan orang lainpun tidak akan merasa dirugikan.

Maka coba anda Praktekkan, lalu lihat perkembangan diri anda dalam 1 tahun. Zaman sekarang ini , hal ­- hal dibawah ini sudah dianggap biasa dan nggak terlalu dilirik oleh Atasan & Pemilik Perusahaan:
Datang bekerja Tepat waktu/tidak pernah Bolos
Rajin bekerja dan Ramah
Bekerja sesuai Job
Pekerja Keras & Tekun

Karena hal ­- hal itu sudah biasa dan memang harus begitu. Nah 1 tambahan EXTRA yang bisa mendukung 5 poin diatas adalah Tonjolkan sesuatu yg BEDA dari Anda!

Beda dalam hal ini sesuatu Skills/Keahlian yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Sesuatu hal yang membikin orang lain merasa salut dan anda selalu dibutuhkan dalam urusan ini. Coba temukan sesuatu yg Special di diri anda ?

Misalnya sesuatu yg Special itu adalah Anda pandai bernegosisasi, Anda Pandai menghibur, Anda selalu membuat orang lain Ketawa, Anda selalu muncul ide - ide cemerlang dan sebagainya. Hal ini kelihatan sepele, tetapi hal inilah yg sering orang lain ingat tentang diri anda.

Dikutip dari berbagai sumber dengan sedikit perubahan

Sunday, March 13, 2011

Apa yang harus diperhatikaan saat memilih HD eksternal???

FILE-readers pengen tahu tips memilih HD eksternal? Ya FILE-readers pasti sudah ga asing mendengar kata HD eksternal yang praktis, ringan, kecil, dan mudah di bawa kemana-mana. Itulah sebabnya kenapa sekarang kebanyakan orang menggunakan hd eksternal. Apa sih yang harus di perhatikan dalam membeli hd eksternal?? Nah langsung aja simak artikel dibawah ini..

Apa yang harus diperhatikaan saat memilih HD eksternal???

Saat ingin membeli HD eksternal pasti FILE-readers akan di bingungkan dengan banyak menumukan berbagai macam merek HD eksternal. Masing-masing vendor menjanjikan fasilitas-fasilitas yang berbeda. Namun ada beberapa hal yang relative sama, tampilan fisik hd eksternal kini lebih mungil dengan kapasitas yang semakin besar. HD eksternal ini memiliki 3 ukuran, mulai dari 1,8”, 2,5”, dan 3,5”. FILE-readers bisa memilihnya sesuai selera. Sebelum memutuskan untuk membeli HD eksternal, sebaiknya FILE-readers menyimak beberapa hal yang perlu di cermati di bawah ini..

Kapasitas
Kapasitas HD eksternal bermacam-macam mulai dari 40Gb sampai 1Tb. Namun kini juga sudah ada HD berkapasitas 1.5Tb. Jika FILE-readers memiliki file-file video dan grafis dalam jumlah dan ukuran yang besar, lebih baik memilih HD dengan kapasitas terbesar yang sesuai dengan budget.

Konektivitas
Dalam memilih HD eksternal, FILE-readers juga harus memperhatikan koneksi USB, apakah port USB di komputer FILE-readers masih yang 1.0 atau sudah 2.0. Rata-rata HD eksternal sekarang menggunakan port USB 2.0. Apabila port USB di komputer FILE-readers masih 1.0, hal ini akan membuat pembacaan data menjadi sangat lama. Port USB 2.0 adalah standar minimum koneksi HD eksternal, jadi jika masih menggunakan port USB 1.0, sebaiknya dig anti dengan port USB 2.0. Ini akan membuat FILE-readers nyaman dalam menggunakan HD eksternal.

Kecepatan putar
Kecepatan putar piringan HD juga mempengaruhi laju kecepatan data saat memasukkan dan memindahkan data. Kecepatan putar HD dinyatakan dalam satuan RPM(Rotation Per Minute). Pada umunya HD eksternal memiliki kecepatan putar 5400 RPM. Ada lagi yang lebih cepat, dengan kecepatan puter mencapai 7200RPM. FILE-readers akan sangat beruntung jika menemukan HD dengan kecepatan puter melibihi 7200RPM.
Besar buffer (cache)
Besarnya buffer pada HD memwakili jumlah memori yang terdapat di cache. Cache adalah tempat menyimpan dan menangani antrian saat mentransfer data dari sistem. Buffer memiliki kapasitas antara 2Mb samapai 16 Mb. Semakin besar cache, akan semakin besar ruang penyimpanan dan antrian pentransfersan data di HD sehingga pemrosesan data pun kan semakin cepat. Namun semakin besar cache memori, maka akan semakin mahal harga HD eksternal tersebut.
Fitur Recovery
Jika terdapat fitur backup and recovery pada HD eksternal, maka fitur ini akan sangat berguna di saat file-file FILE-readers mengalami kerusakan atau korupsi data ataupun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, FILE-readers akan bisa memulihkan data yang hilang atau rusak.
Kemampuan Plug and Play (PnP)
PnP dapat diartikan tancap langsung pakai. Begitu FILE-readers menancapkan kabel USB, HD eksternal langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun. Kemampuan PnP sangat membantu FILE-readers, jika FILE-readers menggunakan lebih dari satu HD eksternal dalam satu computer sekaligus.
Garansi
Garansi bisa mencerminkan kualitas produk suatu barang. Pernyataan ini mungkin tidak seratus persen benar, namun kemauan Produsen menjamin produknya bisa berjalan mulus tanpa gangguan selama masa waktu tertentu akan menjamin konsumen tidak lagi merasa was-was untuk membeli. Rata-rata HD eksternal memilki garansi 1 tahun, namun ada juga yang lebih singkat. Walaupun bukan faktor utama, sebaiknya FILE-readers mempertimbangkan dukungan garansi dari vendor agar tidak menyesal nantinya.
Dustproof, Waterproof and Shockproof
HD dirancang untuk menerima getaran hingga 3x kecepatan gravitasi (3G) dalam kondisi diam. Namun ada beberapa vendor yang menjamin HD-nya bisa tahan hingga 5G. Cukup menjamin apabila HD FILE-readers sering jatuh atau terbentur. Selain itu, ada vendor yang mengemas HD eksternalnya dengan lapisan karet, dengan kemasan yang unik ini HD eksternal bisa tahap terhadap debu, goncangan, dan air (pastinya dengan keterbatasan tertentu).


Semoga ke delapan tips dalam mimilih HD eksternal di atas dapat membantu FILE-readers dalam memilih HD eksteenal yang cocok buat FILE-readers. Dan semua keputusan kembali ada di tangan FILE-readers sekalian.

Thursday, February 24, 2011

7 Cara Menyayangi Suami


Anda ingin membuat suami bahagia dan merasa beruntung telah menikahi wanita impian (yaitu Anda)? Hal itu sebenarnya tidaklah sulit. Terapkanlah salah satu atau beberapa tips berikut ini :

1. Beri waktu untuk sendiri Selain pekerjaan dan keluarga, seorang pria membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri. Katakan pada pasangan bahwa Anda mengerti akan hal itu. Namun, jangan sampai melupakan kewajiban rumah tangga. Anda dapat membahasnya berdua tentang bagaimana dan seberapa sering dia dapat menggunakan waktunya untuk diri sendiri.

2. Dengarkanlah dia Ada saatnya suami menuntut perhatian penuh dengan meminta Anda mendengarkan ceritanya. Mungkin tentang sesuatu yang bukan minat Anda seperti tentang tim sepak bola kesayangannya. Pandai-pandailah bersikap. Tak ada ruginya, kok, memberi perhatian atas apa yang diceritakannya.

3. Beri waktu untuk sosialisasi Berkumpul bersama teman-teman bagi seorang pria sangatlah penting. Dia bebas bercerita apa saja dan memberinya semangat baru. Pengertian yang Anda berikan padanya ketika dia ingin pergi keluar bersama teman-temannya membuatnya merasakan kedekatan yang luar biasa tanpa tuntutan yang berlebihan.

4. Beri perhatian kecil Bagaimana jika Anda merapikan meja kerja suami yang sangat berantakan atau telah menyiapkan secangkir kopi yang masih hangat sepulangnya dari kantor? Pasti dia akan tersentuh. Perhatian-perhatian kecil sangat berarti bagi pasangan. Hal ini mengingatkannya pada kebutuhannya dan penemuan atas dirinya yang merupakan prioritas.

5. Beri pujian Rasa percaya diri pria dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang suami, baik kehebatannya di ranjang atau perilakunya sebagai ayah, patut diberi pujian sesering mungkin. Pastikan pujian itu tulus serta tidak berlebihan.

6. Beri kepercayaan Jangan selalu mengatakan padanya untuk berhati-hati mengendarai mobil atau untuk segera menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan orang tuanya. Terlalu banyak nasehat akan membuatnya merasa tidak dipercaya dan hal ini dapat menjadi bumerang bagi Anda.

7. Wujudkan impiannya Bila dia mengatakan pada Anda bahwa suatu hari, dia sungguh-sungguh ingin naik gunung, coba tanya pada diri sendiri, apa yang ingin Anda berikan pada pasangan? Dukungan atau malah mau menghancurkannya? Dengan segala permasalahan yang dihadapi, perlu juga memberikan sedikit ruang untuk mewujudkan petualangan yang nyata.

Thursday, February 17, 2011

7 Tips Oke Berhenti Merokok Dengan Mudah

Merokok jelas tak baik bagi kesehatan maupun lingkungan sekitar. Bagi Anda yang terdorong untuk berhenti merokok, mungkin merasa agak sulit karena rokok sudah menjadi bagian dari hidup Anda. Tapi bukan mustahil kog kalau Anda mau berusaha untuk berhenti merokok. Coba ikuti kiat-kiat berikut ini..

1. Yakinkan diri bahwa berhenti merokok sama sekali tidak sia-sia. Pikirkan kualitas hidup yang lebih baik jika bebas dari asap rokok dan cepat mati jika terus merokok.

2. Rencanakan sebuah tanggal sebagai hari-H berhenti merokok. Sebelum sampai pada tanggal itu, singkirkan asbak, korek api, dan hal-hal yang bisa memicu Anda kembali merokok. Baru setelah tiba pada tanggal itu, berhentilah merokok sama sekali.

3. Rencanakan kegiatan untuk tanggal itu. Misalnya pergi ke tempat-tempat yang terdapat “no smoking area”, atau pergi berolahraga.

4. Buatlah daftar orang-orang yang mendukung usaha Anda berhenti merokok, dan mintalah dukungan moril dari mereka.

5. Untuk mengatasi gejala putus zat, santaplah makanan rendah kalori dan banyak minum air.

6. Lawanlah godaan untuk merokok, meski hanya satu hisapan saja. Satu hisapan akan mudah diikuti dengan hisapan-hisapan lain, dan upaya keras Anda akan jadi sia-sia.

7. Kalau Anda hampir menyerah, tundalah sepuluh menit lagi. Hasrat yang kuat itu akan padam. Kalau masih ingin merokok, tariklah napas dalam-dalam melalui mulut, lalu keluarkan secara perlahan dengan menyempitkan bibir Anda. Ulangi 5-10 kali.

astaga.com

 

Formula Rahasia Berpikir Positif Untuk Mengubah Kehidupan

Para sahabat yang tercinta,
Berikut saya sharing tulisan yang amat bagus dari sahabat saya, Prof Dr. Roy Sembel dan Sandra Sembel. Tulisan ini terlalu sayang untuk saya nikmati sendiri.
Semoga terinspirasi.

Formula Rahasia Berpikir Positif
Oleh:Prof. Dr. Roy Sembel & Sandra Sembel

Ubahlah cara berpikir Anda, maka Anda akan dapat mengubah kehidupan Anda, begitu kata pepatah. Pepatah ini juga sudah banyak dijadikan judul buku dan judul artikel.

Nah, jika Anda ingin memiliki kehidupan yang sukses dan berbahagia, berpikirlah sukses dan bahagia. Intinya, berpikirlah positif. Bagaimana caranya? Simak formula rahasia berpikir positif berikut.

Kekuatan Berpikir Positif

Mengapa kita harus berpikir positif? Mungkin hal ini tidak lagi rahasia. Kita perlu berpikir positif agar mendapatkan hasil yang positif? Mengapa bisa demikian?

Melihat Positif.
Bepikir positif membuat kita fokus pada hal-hal yang positif. Seperti juga pengalaman masa kecil penulis ketika menghilangkan kejenuhan dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Bersama anak-anak lain di dalam mobil, kami berlomba menemukan mobil berwarna merah. Siapa yang terlebih dulu melihat mobil merah, ia bisa menepuk punggung lawannya. Yang menang adalah yang paling banyak menepuk punggung lawannya.

Ternyata sepanjang jalan, banyak sekali ditemui mobil warna merah, sehingga kamipun tidak merasa bosan dan tak terasa sudah tiba di tempat tujuan. Pelajaran yang bisa diambil disini, jika kita berpikir positif, kita akan termotivasi untuk menemukan hal-hal yang positif dalam hidup ini.

Mungkin saja ada hal-hal lain yang tidak positif, walaupun hal itu harus kita alami juga, tetapi kita tidak akan putus asa, karena fokus perhatian kita jauh melampaui hal-hal yang negatif tersebut kepada hal-hal positif dibalik yang non-positif.

Berbicara Positif.
Coba perhatikan dua ucapan di bawah ini. Keduanya mengekspresikan ketidakhadiran pada sebuah acara pertemuan yang diusulkan.

“Maaf pak, besok saya tidak bisa ikut menghadiri pertemuan dengan Anda, karena sudah ada acara lain yang sudah terjadwal. Apakah pertemuan bisa kita jadwal ulang?”

“Pak, saya bisa menyediakan waktu khusus untuk pertemuan dengan bapak, pada hari Rabu atau Jum’at. Bagaimana dengan Bapak? Apakah bapak bisa bertemu hari Rabu atau Jum’at?”

Ucapan pertama terlihat lebih fokus pada diri sendiri, dan menomorduakan orang lain. Sedangkan ungkapan kedua terdengar lebih positif, karena lebih fokus perhatian pada lawan bicara, sehingga lawan bicara lebih merasa dihargai.

Hasilnya, tentunya lebih positif yang kedua. Jadi, dengan berpikir positif, kita juga terdorong untuk berbicara positif. Kita termotivasi untuk tulus menyampaikan dan mengekspresikan emosi positif kita pada orang-orang sekitar, sehingga merekapun merasa nyaman berada didekat kita karena terhibur dengan kata-kata positif tersebut.

Mendengar Positif.
Berpikir positif juga membantu kita untuk mensortir segala sesuatu yang kita dengar atau membantu kita menyimak segala sesuatu yang kita dengan dengan lebih positif.

Coba perhatikan dua komentar berikut mengenai sebuah kuliah yang baru saja dihadiri.
“Ah, kuliah tadi sama sekali tidak menyenangkan, tidak bermanfaat, dan membosankan.”

“Kuliah tadi mengajarkan saya mengenai hal-hal penting untuk menjadi pembicara yang menarik.”

Dengan berpikir positif, kita bisa melihat kesempatan dalam kesempitan, kita bisa menyimpulkan hal positif dari apapun yang kita dengar. Mendengarkan kritikan dan ejekan, bisa memotivasi kita untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri.

Mendengar pujian juga memotivasi kita untuk lebih meningkatkan diri. Mendengar penyampaian masalah, kita terpacu untuk melihat kesempatan emas dibalik masalah tersebut.

Bertindak positif.
Tentunya apa yang kita pikirkan itulah yang kita jalankan. Jika kita fokuskan pikiran kita untuk pergi ke Surabaya, maka kita akan tiba di Surabaya. Jika kita fokuskan pikiran kita untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, maka kita akan mengerahkan seluruh upaya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, dan pekerjaan tersebut pasti akan terselesaikan.

Demikian pula jika kita memikirkan hal-hal yang positif, maka kita akan terdorong untuk melakukan hal-hal yang positif, sehingga kita juga pasti akan mendapatkan hal-hal yang positif.

Seorang wanita yang berasal dari keluarga yang hidup kurang, sejak remaja ingin menjadi dokter, akhirnya karena ia berpikir ia bisa, berbagai kendala dan kegagalan bukan dianggap sebagai kegagalan, karena pikirannya melampaui kegagalan dan masalah, sehingga akhirnya iapun dapat meraih cita-citanya, walaupun ia harus melewati jalan dan perjuangan panjang untuk mewujudkan cita-citanya tersebut.

Berpikir Kreatif.
Ternyata berpikir positif juga mendorong kita untuk berpikir alternatif. Karena fokus kita pada hal-hal yang positif, maka jika perjalanan kita terhalang oleh hal-hal yang non-positif, kita bisa berpikir panjang untuk memutar otak menemukan ide-ide baru, alternatif baru untuk melompati masalah atau tantangan yang menghadang.

Jadi, seperti kata pepatah, jika tidak ada rotan, akarpun jadi. Jika satu cara tidak bisa, pasti ada cara lain untuk sukses.

Formula Berpikir Positif

Setelah kita mengenal kekuatan berpikir positif, lalu bagaimana caranya kita mulai berpikir positif.

Self-Talk.
Rahasia yang pertama ini diungkapkan oleh Joel Chue, seorang penulis buku `Secrets to unlocking your real potentials. Menurut Joel, di awal hari, sebelum kita memulai berbagai kegiatan kita atau bahkan di hari sebelumnya, kita perlu berkata pada diri kita bahwa hari ini kita akan berpikir positif, bertindak positif, berkata positif, dan meraih hal-hal yang positif.

Lalu, kita putar `film kegiatan kita’ di hari itu, dan mencoba mencari celah mengenai hal-hal positif apa yang bisa kita terapkan hari itu. Biasa menjadi luar biasa. Kalau rahasia yang satu ini sudah diungkapkan oleh Howard Schultz yang berhasil menjadikan kedai kopi biasa menjadi luar biasa, bahkan menjadi menggurita di seluruh dunia.

Jadi, jika Anda bosan dengan hal-hal yang biasa, coba jadikan luar biasa dengan cara yang berbeda atau untuk tujuan yang berbeda, sehingga hasilnya juga akan secara signifikan berbeda.

Melihat Kedepan.
Banyak orang yang menjadi putus asa karena mereka hanya memfokuskan pikiran dan pandangan mereka pada hal-hal yang berada di depan mata mereka saja. Mereka tidak mau menunggu atau mencoba untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda untuk mendapat pandangan yang berbeda, atau melihat dengan lebih luas, sehingga bisa melihat secara lebih lengkap apa yang sedang terjadi, bukan hanya apa yang berada di hadapan mereka.

Jika seorang buta hanya memegang ekor gajah yang kecil, maka ia berpikir bahwa yang dihadapannya adalah binatang kecil. Tetapi jika ia mau menganalisa dengan lebih menyeluruh, maka ia bisa menemukan bahwa yang ia hadapai adalah binatang yang besar, yang ada dihadapannya hanyalah sebagian kecil dari tubuh binatang tersebut, yaitu, ekornya yang kecil.

Demikian juga dengan kita. Seringkali kita terpana pada kesulitan kecil, kita tidak mau melihat `hadiah’ dibalik kesulitan yang sudah menunggu kita.

Dengan berpikir positif, kita akan termotivasi untuk melihat jauh kedepan, sehingga kesulitan hari ini tidak akan menjadi batu sandungan bagi kita untuk maju.

Berpikir Mungkin.
Kata `mungkin’ ternyata memiliki kekuatan dahsyat. Dengan berpikir mungkin, kita akan terdorong untuk mencoba, mencari alternatif solusi, dan mencari dukungan yang diperlukan, menggunakan alat atau fasilitas yang bisa kita manfaatkan untuk mewujudkannya.

Nah, berpikir mungkin, membuat kita untuk berpikir positif atau berpikir sukses, karena segala sesuatu bisa diraih. Dulu orang akan terbahak jika ada yang menyampaikan ide manusia untuk mendarat di bulan.

Tetapi, saat ini, hal itu sudah bukan hal yang mengherankan lagi. Hal ini terjadi karena ada orang-orang yang berpikir `mungkin’, lalu mencari cara dan mencoba berbagai cara agar kemungkinan tersebut bisa diwujudkan.

Bagaimana dengan Anda, apakah saat ini mengubah hidup Anda menjadi lebih baik? Maka yang perlu Anda lakukan adalah berpikir lebih baik, atau berpikir positif.

Selamat berpikir positif.
Sukses untuk kita semua.

Salam,
Faif Yusuf

http://faifyusuf.blogspot.com/

 

5 Tips Oke Membuat Taman di Rumah Dalam Sehari

Kehadiran taman di rumah bisa menciptakan suasana teduh dan kesegaran tersendiri. Aneka tanaman yang tertata dengan rapi juga bisa menghasilkan mosaik keindahan. Ini tentu saja akan berdampak positif bagi penghuninya.

Taman adalah pelengkap rumah. Desain yang cantik dan unik akan makin membuat betah para penghuninya. Membuat dan mendesain taman di rumah sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya saja, ini harus disesuaikan dengan kondisi dan luas rumah yang ada.

Selain memanfaatkan kelebihan lahan, taman juga bisa dibuat dengan cara memanfaatkan salah satu ruangan dalam rumah. Ini jika tidak ada lahan yang tersisa sama sekali untuk membuatnya karena keterbatasan lahan.Jika Anda ingin membangun taman di rumah perhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Sesuaikan jumlah tanaman dengan luas lahan yang ada. Untuk mengetahui berapa jumlah tanaman yang dibutuhkan untuk memenuhi lahan tersebut, rumus yang digunakan adalah luas lahan dibagi diameter bibit. Misalnya, jika luas lahan yang tersedia 1.000 sentimeter persegi, sedangkan diamater bibit tanaman 25 sentimeter, maka jumlah bibit yang dibutuhkan adalah 40 buah.

  2. Jika tidak memiliki sisa lahan yang bisa dibuat taman, maka pilihlah salah satu sudut ruangan untuk membuat taman. Tapi, ini sifatnya taman sementara dan bukan permanen. Anda bisa memilih sudut ruang tamu, ruang keluarga, atau ruangan yang lain.

  3. Pilihlah tanaman yang sesuai dengan situasi dan kondisi lahan yang ada. Jika taman berada di luar ruangan, di mana cahaya matahari bisa bebas, pilihlah tanaman yang sesuai. Beberapa jenis bunga bisa dijadikan pilihan untuk jenis taman ini.Tapi jika taman berada di dalam ruangan, pilih jenis tanaman yang cocok di dalam ruangan (indoor plant), atau yang menyukai keteduhan. Pilihlah tanaman yang bervariasi ukurannya. Susunlah tanaman itu menurut ukurannya sehingga menciptakan tata urutan yang indah dan menarik.

  4. Untuk taman yang berada di luar ruangan maka sebelum ditanami tanah diaduk atau dibalikkan terlebih dahulu. Ini agar rumput liar dan gulma bisa mati hingga ke akarnya.

  5. Untuk menciptakan nilai keindahan yang lebih, Anda bisa melengkapinya dengan aksesori taman. Misalnya, memasang lampu taman dengan berbagai desain yang cantik dan menarik.


 

Tuesday, November 2, 2010

20 Ciri Istri Soleha

Rasulullah SAW bersabda :

"Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu: karena hartanya, karena
keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi,
pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat." (H.R. Bukhari dan
Muslim)

Penjelasan :

Hadits tersebut memberikan gambaran mengenai kriteria-kriteria yang menjadi
bahan pertimbangan seorang lelaki dalam memilih seorang perempuan sebagai
istrinya. Kriteria-kriteria tersebut adalah kecantikan, keturunan,
kekayaan, dan agamanya. Orang yang mengutamakan kriteria agama, dijamin
oleh Allah SWT akan memperoleh kebahagiaan dalam berkeluarga.

Agama atau diin ialah keyakinan yang disertai peribadatam sesuai dengan
ketentuan syari'at Islam. Bila keyakinan dan peribadatan yang dilakukan
seseorang menyimpang dari ketentuan syari'at Islam, orang yang melakukannya
telah sesat. Untuk mengetahui ketaatan seseorang beragama, kita harus
berpedoman pada ketentuan Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Dalam memilih seorang perempuan untuk dijadikan istri, pertama kali
hendaklah kita menilai ketaatannya dalam beragama seperti yang disabdakan
oleh Rasulullah SAW dalam Hadits di atas.

Tanda utama seseorang dikatakan taat beragama yaitu bila ia dapat
menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar.

Orang yang beriman kepada Allah hanya meyakini ketentuan-Nya. Ia tidak akan
mempercayai ramalan ahli nujum dan peramal misalnya, sebab orang yang
mempercayai ramalannya berarti tidak sepenuhnya beriman kepada Allah SWT.
Perbuatan seperti itu disebut SYIRIK karena berlawanan dengan keyakinan
bahwa hanya Allah SWT yang tahu segala yang ghaib. Orang yang berbuat
syirik telah sesat.

Tanda lain seseorang dikatakan taat beragama adalah bila ia menjalankan
ibadah yang diperintahkan oleh Islam dengan tekun dan benar. Ibdah pokok
dalam Islam dan tidak dapat ditinggalkan adalah shalat. Siapa pun yang
telah memeluk Islam harus melaksanakannya. Rasulullah SAW telah menyatakan
bahwa shalat adalah hal yang pokok dalam Islam. Hal ini disebutkan dalam
Hadits berikut:

Dari Abu Hurairah Ra, ujarnya: Rasulullah SAW bersabda: "Perbuatan manusia
yang pertama kali dihisab pada hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila
shalatnya baik, dia akan beruntung dan selamat. Akan tetapi, bila shalatnya
tidak benar, dia akan gagal dan merugi. Jika ada yang kurang sedikit dari
kewajiban yang dilakukannya, kelak Tuhan yang Maha Gagah dan Maha Mulia akan
berfirman: '(Wahai Malaikat), perhatikanlah apa hamba-Ku ini melakukan
shalat sunnah sehingga dapat menyempurnakan kekurangannya dalam melakukan
shalat wajib, kemudian semua amalnya akan dihisab dengan cara seperti
ini.'"(H.R. Tirmidzi, Hadits hasan)

Maksud Hadits ini ialah seseorang dinilai taat beragama bila ia menunaikan
kewajiban shalat dengan benar. Seseorang yang mengaku muslim tetapi
terkadang menjalankan shalat, terkadang tidak, berarti tidak taat beragama.
Bila ia melakukan shalat tetapi tidak mengikuti tuntunan Rasulullah SAW,
shalatnya tidak benar. Orang semacam ini termasuk orang yang tidak taat
beragama.

Seorang laki-laki yang hendak menilai ketaatan calon istrinya, haruslah
lebih dulu mengerti ajaran Islam tentang keyakinan dan peribadatan secara
benar sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. Bila
dia sendiri tidak tahu hal-hal yang menjadi ketetapan dan hal-hal yang
bukan menjadi ketetapan Islam, tentu dia tidak akan bisa memilih calon
istri yang taat beragama dengan benar menurut ketentuan syari'at Islam.

Kita tidak seharusnya mudah terpesona dengan penampilan seorang perempuan.
Perempuan berjilbab, misalnya, dalam pergaulan sehari-hari ia ternyata
bercampur dengan laki-laki bukan mahram tanpa mengindahkan batas norma
pergaulan yang digariskan oleh Islam. Kita bisa menyimpulkan bahwa wanita
semacam ini jelas tidak taat beragama.

Kita tidak semestinya menilai perempuan berdasarkan atas ukuran dan norma
yang berlaku dalam masyarakat, karena norma yang berlaku di tengah
masyarakat sering bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, kita
harus benar-benar menggunakan kriteria yang digariskan oleh Al-Qur'an dan
Sunnah Rasulullah SAW sejak awal memilih calon istri.

Bila langkah awal telah ditempuh dengan benar, kelak rumah tangga kita akan
dapat berjalan dengan serasi, harmonis, dan dan penuh kemesraan, karena
masing-masing mendasarkan langkah dan niatnya hanya karena Allah. Segala
bentuk kesulitan dan goncangan dalam mengayuh bahtera rumah tangga akan
dihadapi dengan penuh ketenangan dan pikiran jernih, karena kedua belah
pihak selalu pasrah dan berlindung pada kehendak dan kekuasaan-Nya. Sikap
semacam ini akan sangat membantu suamu istri dalam membina rumah tangga
sesuai dengan keridlaan Allah SWT.

Sebaliknya, istri tidak taat beragama, yaitu istri yang mengabaikan ajaran
agama, akan menyebabkan suami sulit membimbingnya dan sulit menciptakan
suasana rumah tangga yang islami. Bila suami dan istri sudah berlainan
langkah dalam menilai perbuatan halal dan haram atau baik dan buruk, hal
ini bisa menimbulkan pertengkaran dan perpecahan dalam berumah tangga.
Rumah tangga semacam ini sulit menjadi harmonis, tentram dan tenang.

Selain memberi dampak buruk bagi suami, istri yang tidak taat beragama akan
memberi dampak buruk pada pendidikan anak kelak. Ia tidak akan mendorong
anaknya untuk taat shalat dan rajin mengaji, tidak membiasakan salam ketika
keluar masuk rumah, tidak tahu membedakan najis dan suci, dan lain-lain.
Anak-anak yang tidak mengenal aturan agama semacam ini kelak setelah besar
mungkin sekali mudah terpengaruh oleh pergaulan yang buruk sehingga menjadi
orang yang rusak akhlaqnya dan mengabaikan agama. Oleh karena itu, besar
sekali bahaya istri yang tidak taat beragama untuk menjadi ibu bagi
anak-anak kita.

Agar kita dapat membentuk rumah tangga yang diridlai oleh Allah dan
memperoleh kebahagiaan sepanjang hayat sebelum mengambil seorang perempuan
menjadi istri kita perlu mengetahui ketaatannya dalam beragama. Ada
beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Mengamati caranya berpakaian, berias dan bergaul apakah sesuai dengan
ketentuan Islam atau tidak. Misalnya, mengamati apakah ia memakai muslimah
atau tidak, bersolek atau tidak, berkhalwat (berduaan) dengan laki-laki
bukan mahram atau tidak.

2. Menanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, seperti kerabat
dekat, tetangga dekat, atau teman-teman dekat tentang ketaatannya
menjalankan shalat 5 waktu, ketaatannya menjalankan puasa Ramadhan,
sikapnya kepada tetangga atau para kerabatnya, sikapnya kepada orang yang
lebih tua, dan lain-lain.

3. Datang sendiri kepada keluarga perempuan untuk melakukan penelitian dan
pengamatan secara langsung. Dalam pertemuan ini, perempuan yang diinginkan
harus disertai dengan anggota laki-laki keluarganya, sehingga tidak terjadi
khalwat (berduaan). Pada saat inilah kita bisa meneliti berbagai hal yang
ingin diketahui dari perempuan tersebut agar kita memperoleh gambaran yang
jelas.

Cara-cara semacam inilah yang seharusnya dilakukan oleh kaum muslimin dalam
menyediliki calon istrinya. Kita tak boleh melakukan cara-cara di luar
Islam, seperti berpacaran atau berkenalan di tengah jalan. Cara semacam ini
sama sekali tidak dibenarkan.

Ringkasnya, Laki-laki yang ingin membangun rumah tangga bahagia dan penuh
kesejateraan di dunia dan di akhirat hendaklah memilih perempuan yang taat
beragama untuk dijadikan istri. Insya Allah hidupnya akan bahagia.***

02. Dari Lingkungan yang Baik
-----------------------------

Disebutkan dalam Hadits berikut bahwa:

Rasulullah SAW bersabda: "Jauhilah olehmu khadraauddiman!" Rasulullah
ditanya: "Wahai Rasulullah, apakah khadraauddiman itu?" Sabdanya: "Wanita
cantik di lingkungan yang buruk."(H.R. Daraquthni, Hadits lemah)

Penjelasan:

Hadits tersbut derajatnya lemah karena ada rawi bernama Al-Waqidi yang
dinilai sebagai rawi yang sangat lemah oleh ahli hadits.

Hadits tersebut memperingatkan kepada laki-laki muslim bahwa perempuan yang
tinggal di lingkungan yang tidak baik hendaknya dijauhi. Perempuan semacam
itu kemungkinan besar akhlaqnya terpengaruh lingkungannya yang tidak
islami. Hal ini sering dibuktikan oleh pengalaman dalam kehidupan di tengah
masyarakat selama ini. Wanita sering lebih mudah tergoda oleh hal-hal yang
sepintas menyenangkan dan tampak glamor, tanpa memikirkan akibat buruk yang
akan terjadi. Wanita lebih mudah dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak
baik.

Lingkungan yang tidak baik ialah lingkungan yang dipenuhi kebiasaan,
tradisi, dan perilaku yang bertentangan dengan syari'at Islam. Lingkungan
masyarakat yang mempunyai tradisi berjudi, membuka praktek pelacuran, gemar
minum minuman keras, dan melakukan maksiat-maksiat lainnya merupakan contoh
lingkungan yang tidak baik.

Lingkungan semacam ini jelas merugikan pembinaan akhlaq dan keagamaan
masyarakatnya, baik perempuan maupun laki-laki. Lingkungan yang dipenuhi
dengan praktek pelacuran tentu amat membahayakan pembinaan akhlaq waarga
perempuannya. Biasanya warga laki-lakinya banyak yang lebih dulu terjerumus
sehinga kaum perempuan terdorong untuk lebih berani terjum dalam kesesatan
seperti itu. Hal ini disebabkan kaum laki-lakinya tidak bisa diandalkan
sebagai pelindung kaum wanitanya.

Memang tidak bisa dijadikan sebagai satu kepastian untuk menyimpulkan bahwa
setiap perempuan yang tinggal di lingkungan yang buruk otomatis berakhlaq
tidak baik. Beberapa contoh kita temukan dalam sejarah bahwa ada wanita
yang tetap tegak dalam keyakinan tauhid walaupun berada di tengah-tengah
lingkungan penuh dengan dosa dan kemusyrikan, Di antaranya adalah 'Aisyah,
istri Fir'aun dan Masyithah, pelayan perempuan di istana Fir'aun. Kedua
perempuan ini ternyata teguh dalam mengikuti ajaran Musa AS. Akan tetapi,
perempuan-perempuan seperti mereka sulit kita dapatkan.

Suami yang istrinya berasal dari lingkungan tidak baik mempunyai resiko
amat besar karena akhlaq dan kebiasaan buruk yang telah mendarah daging
dalam diri sulit diubah dalam waktu relatif singkat.

Seorang perempuan yang biasa mengangap pergaulan bebas dan pelacuran
sebagai hal yang lumrah dalam masyarakat, akan sulit menaati ketentuan
agama yang melarang laki-laki dan perempuan bukan mahram bergaul bebas.
Bila kelak dia menjadi istri dari suami yang lingkungan keluarganya taat
beragama, akan terasa sulit dan berat baginya untuk mematuhi akhlaq agama.
Ketika suaminya tidak di rumah, ia akan merasa tidak berdosa menerima teman
lelakinya yang bebas berkunjung ke rumah. Bila suami menegur, ia akan
menjawab dengan enteng bahwa hal itu telah lumarah. Ia sama sekali tidak
mau mengindahkan syari'at Islam, bahkan menganggapnya sebagai belenggu yang
menekan dirinya.

Istri yang bersikap semacam ini jelas akan menimbulkan konflik dengan
suaminya sehingga terjadi pertengakaran. Hal itu disebabkan istri enggan
mematuhi syari'at Islam yang dipandangnya bertentangan dengan tradisi
lingkungan yang tidak islami.

Tak ada suami atau istri yang menghendaki rumah tangganya dipenuhi
pertengkaran dan perselisihan setiap hari. Pertengaran dan perselisihan
dalam rumah tangga mengakibatkan tekanan dan depresi bagi suami istri.
Untuk mencegah hal ini, Islam memberikan tuntunan kepada kita agar dalam
memilih calon istri hendaklah memperhatikan lingkungan tempat tinggalnya.

Jadi, walaupun Hadits tersebut lemah, isi dan maksud Hadits di atas dapat
dipergunakan sebagai pedoman umum sehingga kita lebih dapat berhati-hati
dalam menilai akhlaq seorang perempuan. Kita dapat menjadikannya sebagai
peringatan agar kita lebih mengutamakan calon istri yang tinggal di
lingkungan yang baik.

Untuk mengetahui kualitas lingkungan tempat tinggal calon istri, kita dapat
mengamati hal-hal yang berhubungan dengan:

1. Tempat tinggalnya, yaitu apakah yang bersangkutan tinggal di lingkungan
yang islami atau tidak. Kalau lingkungannya biasa digunakan sebagai tempat
berjudi atau bermabuk-mabukan atau menyabung ayam dan maksiat lainnya, k
ecil kemungkinan orang yang tinggal di tempat semacam ini taat beragama.
Sebaliknya, apabila ia tinggal di lingkungan yang rajin mengadakan
pengajian, masjidnya ramai dengan shalat jama'ah, warga yang perempuan
berpakaian muslimah, tidak terjadi pergaulan bebas antara laki-laki dan
perempuan yang bersangkutan taat beragama.

2. Keluarganya, yaitu apakah keluargannya orang-orang yang taat menjalankan
syari'at Islam atau tidak. Jika ia berasal dari keluarga yang tidak peduli
dengan agama, misalnya tidak taat shalat, tidak taat puasa, tidak peduli
akan halal dan haram dalam mencari nafkah, anggota keluarga yang perempuan
tidak berpakaian muslimah di luar rumah, atau tidak baik hubungannya dengan
tetangga atau kerabat dekatnya, kita harus berhati-hati agar kita selamat
dari kemungkinan-kemungkinan tidak baik saat membina rumah tangga kelak.

3. Lingkungan pendidikannya, yaitu lingkungan di mana dia memperoleh
pendidikan islami atau tidak.

Ringkasnya, kaum laki-laki dalam memilih calon istri sebaiknya
memperhatikan aspek lingkungannya. Mereka sebaiknya lebih mengutamakan
perempuan yang tinggal di lingkungan yang baik. Semakin baik lingkungan
asalnya, akan semakin besar sumbangannya dalam mewujudkan pembinaan rumah
tangga yang bahagia.***

03. Perawan
-----------

Disebutkan dalam Hadits berikut bahwa:

Rasulullah SAW bersabda kepada Jabir ketika beliau kembali dari perang
Dzatur Riqa': "Wahai Jabir, apakah nanti kamu akan kawin?" Saya menjawab:
"Ya, wahai Rasulullah." Sabdanya: "Dengan janda atau perawan?" Saya
menjawab: "Janda." Sabdanya: "Mengapa bukan perawan, supaya kamu dapat
bergurau dengannya dan ia pun dapat bergurau denganmu?" Saya menjawab:
"Sesungguhnya bapakku telah wafat saat perang Uhud, sedangkan beliau
meninggalkan tujuh anak perempuan kepada kami. Oleh karena itu, aku menikah
dengan seorang janda perempuan yang 'mumpuni', ia dapat mengasuh mereka dan
melakukan kewajiban terhadap mereka." Sabdanya: " Engkau benar, insya
Allah." (H.R. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan:

Hadits tersebut memberikan dorongan kepada kaum laki-laki untuk memilih
calon istri yang perawan, yaitu perempuan yang belum pernah bersetubuh atau
belum pernah menikah.

Perempuan-perempuan yang masih perawan belum pernah mengenal kemesraan
dengan laki-laki sehingga hatinya masih polos dan bersih. Ia tidak memiliki
kenangan masa lalu dengan laki-laki lain sehingga ketika ia bercengkerama
dengan laki-laki yang baru menjadi suaminya, hati dan angan-angannya hanya
tertuju kepada suami. Ia hanya merasakan sentuhan kemesraan dari laki-laki
yang menjadi suaminya. Seluruh perhatian, cinta, serta kasih sayangnya
dicurahkan kepada suami tanpa membandingkan dengan laki-laki lain. Keadaan
semacam inilah yang digambarkan oleh Rasulullah SAW dalam Hadits tersebut
dengan sabdanya : "Engkau bisa bergurau dengannya dan dia pun bisa bergurau
mesra denganmu." Suasana semacam inilah yang dinyatakan Rasulullah
kemungkinan besar hanya bisa tercipta dengan istri yang masih perawan.

Laki-laki muslim sebaiknya berhati-hati terhadap perempuan yang pernah
berpacaran atau gemar berganti pacar. Perempuan yang pernah berpacaran
pernah mengenal kemesraan dengan laki-laki sehingga hatinya tidak polos dan
tidak bersih lagi. Ia sudah tentu memiliki kenangan masa lalu dengan
pacarnya sehingga ketika ia bercengkerama dengan suami, hati dan
angan-angannya tidak sepenuhnya tertuju kepada suaminya. Ia akan
membandingkan sentuhan kemesraan antara pacarnya dulu dengan suaminya.
Selain itu, keperawanannya juga harus dipertanyakan karena tidak bisa
dipastikan sejauh mana ia berhubungan dengan pacarnya.

Untuk mengetahui keperawanan calon istri seorang laki-laki dapat melakukan
cara-cara berikut ini:

1. Menanyakan hal tersebut kepada yang bersangkutan ketika bermaksud
melamar.
2. Menanyakan hal tersebut kepada keluarga atau kerabat atau tetangga
dekatnya yang dinilai jujur, adil dan objektif.

3. Melakukan pemeriksaan medis bilamana ingin memperoleh keyakinan bahwa
yang bersangkutan benar-benar perawan. Akan tetapi, cara semacam ini harus
mendapat persetujuan dari perempuan yang bersangkutan, karena hal ini bisa
dianggap merendahkan martabatnya.

Hadits Rasulullah SAW tersebut merupakan anjuran kepada laki-laki muslim
untuk memilih perempuan yang perawan sebagai istri, bukan larangan kepada
laki-laki muslim untuk memperistri perempuan janda. Rasulullah mengingatkan
bahwa dengan memperistri perempuan perawan kemungkinan besar akan lebih
dapat menciptakan suasana kemesraan yang lebih mendalam dibandingkan dengan
beristrikan perempuan janda.

Oleh karena itu, laki-laki yang menginginkan suasana mesra dan perhatian
sepenuh hati dari istrinya, hendaklah memilih perempuan yang masih
perawan.***

04. Penyabar
------------

Allah berfirman dalam Q.S. At-Tahriim ayat 11:

"Allah menjadikan istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman
ketika ia berkata: 'Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di
sisi-Mu dalam syura; dan selamatkanlaj aku dari Fir'aun dan perbuatannya;
dan selamatkanlah aku dari kaum yang dzalim'".

Penjelasan:

Sabar dalam bahasa Arab artinya lapang dada menerima kepahitan, kesulitan
dan rintangan tanpa keluh kesah dan jengkel. Bila seseorang menggerutu
menghadapi kesulitan, jengkel dan marah menghadapi rintangan. Dia dikatakan
tidak sabar.

Maksud ayat tersebut ialah bahwa seorang istri yang sabar menghadapi
perilaku buruk suaminya sangat membantu mempertahankan keutuhan rumah
tangga. Dalam kasus tersebut, istri Fira'aun sangat sabar menerima
kekejaman Fir'aun terhadap dirinya. Ia tetap tabah menghadapi kekejaman
suaminya dan hanya pasrah pada Allah.

Istri penyabar seperti istri Fir'aun yang Allah gambarkan pada ayat
tersebut tentu memberikan jasa sangat besar dalam memelihara keutuhan rumah
tangga, kebahagiaan suami dan kegembiraan anak-anaknya. Ia tidak akan mudah
menceritakan kesulitan dan berbagai permasalahan yang akan menyedihkan dan
mecemaskan suaminya. Walaupun sebenarnya istri menyimpan kepahitan dalam
hatinya, semua kesulitan dihadapinya dengan penuh ketabahan dan sikap
pasrah kepada Allah. Hal itu menjadikan rumah tangganya selalu dipenuhi
kegembiraan, keceriaan dan penuh tawa.

Istri yang sabar tidak hanya memberikan semangat dan dorongan hidup kepada
suaminya dalam menghadapi segala macam tantangan dan rintangan, ia juga
dapat menjaga kehormatan suami di hadapan anak-anak dan orang lain. Istri
yang sabar tidak akan manceritakan sikap buruk suami kepada anak-anaknya,
karena ia tidak ingin melibatkan anak-anaknya dalam persoalan yang tengah
dihadapinya. Sebaliknya, ia selalu memuji akhlaq suaminya di hadapan anak
dan orang tuanya. Sikap semacam ini akan menciptakan hubungan mesra dalam
rumah tangga karena anak-anak selalu menaruh hormat kepada bapaknya.

Sebaliknya istri yang pemarah, suka membantah dan suka memaki suaminya akan
menimbulkan konflik berkepanjangan dalam rumah tangganya. Bahkan konflik
tersebut bisa melebar kepada anak-anak, orang tua dan mertuanya. Jika hal
ini terjadi, pasti anak-anak dalam rumah tangga semacam ini akan mengalami
stress dan kebingungan. Selain itu, tetangga pun akan merasa enggan
berdekatan dengan rumah tangga yang dipenuhi konflik. Mereka mungkin saja
turut merasakan ketegangan karena boleh jadi anak-anak yang berasal dari
keluarga yang penuh konflik akan menimbulkan gangguan.

Oleh karena itu, setiap laki-laki sangat perlu memperhatikan sifat calon
istrinya, apakah dia bersifat penyabar atau pemarah, tabah menempuh
kesulitan atau manja. Hal ini perlu diketahui sebab sifat-sifat buruk
banyak berpengaruh dalam hidup berumah tangga. Bukankah tidak ada orang
yang mau membangun rumah tangga dengan suasana penuh pertentangan,
perselisihan dan permusuhan yang hanya akan menciptakan hidup penuh derita
dan nestapa.

Untuk mengetahui apakah calon istri penyabar atau tidak, dapat dilakukan
penyelidikan dengan cara-cara antara lain:

1. Menanyakan hal tersebut kepada teman atau tetangga dekatnya yang jujur
dan adil bagaimana sikap yang bersangkutan dalam menghadapi kesulitan,
rintangan dan kepahitan. Misalnya, dengan mengamati sikapnya apabila ada
teman yang berbuat salah kepadanya, apakah dia cepat memarahi ataukah
menerimanya dengan tenang. Apabila ternyata dia bersikap tenang tanpa
menunjukkan sikap jengkel atau marah berarti ia orang yang sabar.

2. Mengamati dan mengujinya dengan beberapa hal berikut:
2.1. reaksinya ketika disuruh menunggu;
2.2. reaksinya ketika ditegur karena melakukan kesalahan;
2.3. reaksinya ketika dihadapkan pada kesulitan;
2.4. sikapnya ketika menghadapi anak kecil, orang tua, orang sakit, orang
lanjut usia, dan lain-lain.

Setiap suami ingin istrinya mempunyai kesabaran jauh lebih besar daripada
dirinya. Dia ingin menjadikan istrinya sebagai tempat menumpahkan segala
keresahan hati dalam menghadapi problem kehidupan. Dia ingin agar istri
dapat menenangkan suami dengan kesabaran dari segala keresahannya sehingga
suami memperoleh kesegaran dan dorongan hidup lebih baik. Oleh karena itu,
setiap laki-laki harus benar-benar mengutamakan calon istri yang penyabar.
Insya Allah, segala tantangan dan kesulitan dalam rumah tangga akan
teratasi dengan baik sehingga tercipta keluarga bahagia.***

05. Memikat Hati
----------------

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisaa' ayat 3 :

"Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan
yang yatim (bilamana kamu mengawininya), kawinilah wanita-wanita (lain)
yang kamu senangi, ..."

Penjelasan:

Ayat tersebut menyebutkan agar laki-laki memilih perempuan yang memikat
atau menyenangkan hatinya sebagai istri. Kata-kata yang dipergunakan pada
ayat di atas yaitu "thaaba". Kata ini berarti :

1. Baik, seperti dalam kalimat: "Hadzaa syaiun thayyib." (Ini adalah urusan
yang baik). Kata thayyib berasal dari thaaba.

2. Hatinya baik, seperti pada kalimat: "Hiya imra'atun thaabat nafsuha".
(Perempuan ini baik hatinya).

3. Ya, sebagai kata jawab, seperti dalam kalimat: "Thayyib, ana hadhir".
(Ya, saya datang).

Dari ketiga arti di atas kita dapat mengetahui bahwa arti kata thaaba pada
ayat tersebut adalah sifat baik hati, akhlaq dan kepribadian perempuan yang
membuat calon suaminya merasa tertarik dan senang. Tanpa adanya
faktor-faktor ini, rasa tertarik, senang dan terpikat tidak akan ada.

Istri yang bisa membuat suaminya merasa senang dan tertarik akan semangat
untuk bersama-sama membangun rumah tangga yang sakinah dan damai. Tanpa
rasa senang dan terpikat sulit akan tercipta kemesraan dan keintiman dalam
hidup berumah tangga. Oleh karena itu, laki-laki yang hendak memilih
seorang perempuan sebagai calon istrinya harus bertanya kepada dirinya
sendiri apakah hatinya benar-benar merasa senang dan terpikat kepada
perempuan tersebut atau tidak. Ia harus jujur menghayati perasaannya
sendiri dalam memperhatikan hal-ihwal perempuan yang diminati sebelum
melamarnya, apalagi menikahinya.

Daya tarik yang utama dan bertahan lama, bahkan sampai akhir hayat adalah
daya tarik akhlaq dan ketaatan perempuan yang bersangkutan kepada Allah dan
Rasul-Nya. Adapun daya tarik lainnya adakalanya menyebabkan kebosanan atau
kebencian di belakang hari. Kecntikan, misalnya, semakin lama akan memudar.
Suami tidak menaruh cinta lagi kepada istrinya karena ia tidak cantik lagi,
atau karena suatu musibah yang merusak kecantikan istri, suami tidak lagi
tertatik, bahkan menjauhinya. Daya tarik lainnya adalah kekayaan. Seorang
laki-laki memperistri seorang perempuan karena tertarik pada kekayaannya.
Setelah menikah sekian tahun, harta kekayaan istri habis, sehingga suami
kehilangan rasa tertarik terhadap istrinya. Oleh karena itu, yang akan
menjamin suami tertarik dan terpesona kepada istrinya secara langgeng
adalah daya tarik akhlaq dan ketaatan beragama seorang perempuan.

Untuk memastikan apakah seorang laki-laki tertarik kepada calon istrinya
atau tidak, dia hendaklah menguji kejujuran hatinya berulang kali dengan
cara-cara antara lain:

1. Membandingkannya dengan perempuan lain. Jika hatinya ternyata masih
bimbang, berarti dia belum terpikat sepenuh hati kepada perempuan tersebut.

2. Mengendapkan keinginannya lebih lama kepada perempuan tersebut sehingga
dapat lebih diyakini ketertarikan dan kesenangan hatinya. Jika setelah
beberapa lama ternyata ia masih tetap tertarik dan menyenanginya, berarti
perempuan tersebut mendapatkan nilai yang tinggi di dalam hatinya.

3. Mengamati daya tarik perempuan tersebut dengan seksama apakah daya
tariknya merupakan sifat-sifat asli atau sekedar polesan. Dengan mengetahui
keadaan sebenarnya, ketertarikan terhadap perempuan yang bersangkutan akan
langgeng karena benar-benar timbul dari dalam hatinya. Sebaliknya, jika
daya tarik perempuan itu hanya bersifat polesan, dia lebih baik
mengundurkan diri, karena daya tarik yang sifatnya polesan tidak bertahan
lama.

Setiap laki-laki perlu memperhatikan aspek ini sebagai tolok ukur dalam
menilai perempuan yang menjadi calon istrinya agar terhindar dari keadaan
yang tidak diinginkan kemudian saat berumah tangga.

Sering terjadi seorang laki-laki sangat kecewa dan menyesal karena istri
yang dahulu dinilai memiliki sifat-sifat terpuji, terbukti memiliki
sifat-sifat sebaliknya. Sifat yang dulu ditampilkan di hadapan calon
suaminya ternyata hanya polesan. Akibatnya, wanita yang dipilih menjadi
istrinya benar-benar dirasakan sebagai orang lain, bukan wanita yang
didambakanya sebelumnya. Kejadian semacam ini hanya meninggalkan rasa
perih, kecewa, dan marah yang terpendam.

Berikut ini kami kemukakan beberapa contoh perempuan yang memiliki daya
tarik polesan atau semu:

1. Seorang perempuan yang terlihat cantik karena bersolek. Karena setelah
menjadi istri ia tidak mampu membeli peralatan kecantikan, terlihatlah
keadaan aslinya. Suami melihat bahwa istri yang disangka benar-benar cantik
alami ternyata tidak cantik. Kecantikannya hanya polesan belaka. Untuk
mempertahankan penampilannya suami harus mengeluarkan biaya banyak sehingga
menguras pendapatanya. Hal semacam ini menimbulkan kejengkelan dan
kemarahan sehingga ia membenci istrinya.

2. Seorang perempuan dari status sosial yang terhormat tetapi sikapnya
merendahkan suaminya. Ia memandang suaminya yang harus menghormati dirinya,
bukan dia yang harus menghormati suaminya. Pada awalnya suami tidak begitu
merasa terhina oleh sikap istrinya, tetapi semakin lama suami merasakan
bahwa dirinya tidak dihargai oleh istrinya sebagai kepala rumah tangga.
Suami merasa kecewa dan jengkel kepada istrinya sehingga mereka semakin
renggang. Suasana semacam ini mengakibatkan rumah tangga tidak lagi
dipenuhi kecintaan dan kemesraan, yang ada hanyalah permusuhan yang
tersembunyi.

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam rumah
tangga Allah menegaskan dengan firman-Nya pada ayat di atas agar laki-laki
memilih perempuan yang benar-benar disenanginya dan memiliki daya pikat
yang sejati. Ia jangan mudah tertipu penglihatan sepintas terhadap
kecantikan, kekayaan, dan status sosial yang lebih banyak dibangkitkan oleh
selera rendah yang sifatnya sementara. Ia hendaklah benar-benar menguji
hati nuraninya dengan cara-cara yang benar sehingga yakin bahwa perempuan
yang hendak dijadikan istrinya benar-benar sesuai dengan hati nuraninya.
Pengamatan jeli dan seksama dalam memilih calon istri yang sesuai dengan
tuntutan Islam merupakan hal utama yang harus ia lakukan.***

06. Amanah
----------

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisaa' ayat 34:

"...Oleh sebab itu, wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi
memelihara (dirinya dan harta suami) ketika suaminya tidak ada, karena
Allah telah (menyuruh) memeliharanya..."

Disebutkan dalam Hadits berikut:

Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik istri yaitu yang meyenangkanmu ketika
kamu lihat; taat kepadamu ketika kamu suruh; menjaga dirinya dan hartamu
ketika kamu pergi". (H.R. Thabarani, dari 'Abdullah bin Salam)

Penjelasan:

Amanah yaitu tanggung jawab memenuhi kepercayaan orang kepadanya. Apa saja
yang dipercayakan orang kepadanya dijaga dan ditunaikan dengan
sebaik-baiknya sesuai dengan tuntutan pemberi kepercayaan.

Ayat tersebut menjelaskan sifat istri yang baik, yaitu benar-benar bisa
memelihara kehormatan dirinya pada saat suaminya tidak di rumah. Ia juga
menjaga dengan amanah harta benda suaminya selama dia tidak di rumah.

Hadits di atas menjelaskan bahwa setiap istri dituntut untuk amanah
terhadap suaminya dalam mengelola harta suami yang dipercayakan kepadanya.

Seorang istri harus memiliki sifat amanah karena ia diberi kepercayaan oleh
suaminya mengenai segala macam urusan diri dan keluarganya, bahkan seluruh
rahasia suaminya. Suami bukan hanya mempercayakan harta kekayaan kepadanya,
melainkan juga mempercayakan kehormatan dan keamanan anak-anaknya. Hal ini
menuntut adanya sifat amanah istri sehingga ia tidak akan melakukan
kecurangan ketika suami tidak ada, atau menipu suaminya sehingga
menjerumuskannya ke dalam malapetaka. Misalnya, karena kekurangan uang
belanja ia menyebarkan hal tersebut kepada orang lain, atau menyampaikan
aib suami kepada orang lain sekalipun tidak bermaksud jahat. Hal semacam
ini sudah merupakan tindakan khianat istri kepada suami.

Istri yang amanah tentu tidak akan mengabaikan tanggung jawabnya menjaga
dan memelihara segala hal yang dipercayakan kepadanya. Ia akan memelihara
suasana rumah tangga penuh rasa kasih sayang dan cinta.

Sungguh sangat besar bahaya istri yang tidak amanah bagi keselamatan dan
keamanan suami. Istri yang curang dalam menggunakan harta kekayaan suami
akan memberatkan suami dalam mencari pemenuhan kebutuhan keluarga. Istri
yang tidak dapat menyimpan cacat cela dan rahasia suami akan merusak
kehormatan suaminya. Istri yang tidak dapat menjaga anak-anak suaminya
dengan baik akan menyusahkan suami dalam membina kehidupan anak-anaknya
menjadi orang yang shalih. Istri yang tidak amanah akan menimbulkan
ketegangan dan perselisihan karena hal yang diamanahkan kepadanya tidak
dijaga dengan baik.

Oleh karena itu, setiap laki-laki yang ingin memperistri seorang perempuan
harus benar-benar memperhatikan ada tidaknya sifat amanah pada calon
istrinya. Jika ternyata ia seorang perempuan yang kurang baik amanahnya dan
kecil harapan untuk diperbaiki, perempuan semacam ini sebaiknya tidak
dijadikan istri.

Untuk mengetahui apaah calon istri amanah atau tidak, dapat dilakukan
upaya-upaya berikut:

1. Menanyakan kepada kerabat atau tetangga atau teman dekatnya yang jujur
dan berakhlaq baik apakah dia orang yang dapat dipercaya bila diberi
kepercayaan mengurus dan menyimpan sesuatu atau tidak.

2. Menyelidiki perilakunya apakah ia dapat dipercaya dalam melaksanakan
kepercayaan orang kepadanya atau tidak. Misalnya dengan mengamati sikapnya
bila dititipi uang apakah ia dapat dipercaya atau tidak. Bisa juga dengan
mengamati apakah ia selalu memenuhi janji dengan baik atau tidak bila
berjanji.

3. Menyelidiki perilaku keluarganya berkenaan dengan sifat amanah apakah
keluarganya dapat dipercaya dalam menjaga harta titipan dan selalu memenuhi
janji atau tidak. Dengan bercermin pada keadaan keluarganya besar
kemungkinan yang bersangkutan juga menjadi perempuan yang amanah.
Sebaliknya, jika keluarganya dikenal sebagai orang yang tidak dapat
dipercaya, kemungkinan anaknya begitu.

Jadi, karena istri yang amanah sangat berperan penting dalam menciptakan
kehidupan keluarga yang baik, laki-laki yang ingin membina rumah tangga
harus selalu mengutamakan istri yang amanah. Dengan istri yang amanah insya
Allah kehidupan keluarga tidak akan banyak beban sehingga tercipta keluarga
yang sakinah.***

07. Tidak Bersolek Bila Keluar Rumah
------------------------------------

Disebutkan dalam Hadits berikut:

"Wanita-wanita yang gemar minta cerai dan wanita-wanita pesolek (di luar
rumah) adalah wanita-wanita munafik". (H.R. Abu Nu'aim)

Penjelasan:

Maksud Hadits di atas ialah perempuan yang suka bersolek ketika keluar
rumah adalah perempuan munafik. Orang munafik perkataannya tidak bisa
dipercaya, janjinya tidak bisa dipegang dan kejujurannya tidak dapat
dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, perempuan yang suka bersolek ketika
keluar rumah berarti memiliki sifat-sifat buruk.

Sifat perempuan dalam menampilkan dirinya macam-macam. Ada perempuan yang
suka bersolek, ia dapat memoles dirinya dengan baik sehingga terlihat
cantik dan kekurangannya tertutupi. Tindakannya bertujuan untuk menawan
hati orang lain, terutama lawan jenisnya. Perempuan semacam ini disebut
munafik karena selalu berpura-pura dalam menampilkan dirinya dan
menyembunyikan keadaan sesungguhnya.

Selain itu,ada perempuan yang tampil apa adanya, ia tidak mau mengenakan
macam alat kecantikan. Ia selalu menampakkan dirinya dengan polos, tetapi
memperlihatkan budi pekerti yang baik dan akhlaq yang terpuji. Ia
berpakaian sederhana apa adanya. Perempuan semacam ini lebih mengutamakan
kecantikan dan keindahan batin daripada keindahan lahirnya.

Di antara dua sifat perempuan tersebut, perempuan yang tampil apa adanya,
polos, dan sederhana itulah yang berakhlaq baik. Perempuan semacam inilah
yang seharusnya menjadi pilihan laki-laki beriman untuk dijadikan istri. Ia
bisa diharapkan untuk bersama-sama membangun rumah tangga yang penuh
kedamaian, keceriaan, kasih sayang dan kebahagiaan.

Istri yang bersolek bila keluar rumah termasuk wanita munafik karena ia
berusaha terlihat cantik di mata orang lain, bukan di hadapan suaminya. Ia
akan membuat hati suami selalu dibayangi kebimbangan. Suami menjadi selalu
khawatir jangan-jangan istrinya tidak dapat menjaga dirinya dari rayuan
laki-laki lain atau bercengkerama dengan laki-laki lain ketika dia tidak di
rumah. Ia juga bimbang bila memberi uang belanja karena mungkin sekali
istrinya menghamburkannya di luar pengetahuan suami. Ia juga sulit
mempercayai apa yang dibicarakan istrinya. Kebimbangan semacam ini tentu
dapat mengganggu ketentraman dalam rumah tangga, bahkan bisa memicu
pertengkaran.

Istri pesolek menimbulkan beban psikologis bagi suami. Kegemarannya
bersolek bila keluar rumah bisa mengundang selera laki-laki lain terhadap
dirinya. Hal ini tentu akan menimbulkan salah paham dengan suaminya. Suami
akan merasa curiga setiap saat sehingga timbul pertengkaran dalam rumah
tangga.

Selain beban psikologis, istri pesolek juga akan menimbulkan banyak problem
bagi suaminya karena kegemarannya bersolek menyebabkan suami harus
mengeluarkan banyak uang. Hal semacam ini tentu akan membebani suami, bila
pendapatan suami hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Karena begitu besarnya kendala beristri perempuan pesolek, seorang lelaki
hendaklah lebih dahulu meneliti dan mencermati calon istrinya. Jika
ternyata dia seorang yang benar-benar gemar bersolek, bahkan biasa bersolek
sejak kecil, hendaklah ia mempertimbangkan dengan seksama apakah ha itu
akan menimbulkan malapetaka atau tidak bagi dirinya kelak. Jika
kegemarannya besolek bukan kebiasaan sejak kecil, melainkan sekedar
pengeruh teman dan ada harapan untuk diperbaiki, ia harus tetap
mempertimbangkan pemilihannya, sebab boleh jadi pengaruh temannya akan
menjadi kebiasaan. Ia harus benar-benar bersikap objektif dalam menilai
kemampuannya mengayomi perempuan tersebut. Langkah terbaik adalah
mendasarkan pilihannya sesuai dengan tuntunan syari'at Islam supaya kelak
tidak menyesal.

Untuk mengetahui apakah calon istri pesolek atau bukan, dengan mudah dapat
dilihat dari penampilannya sehari-hari. Bila ia menampilkan diri secara
polos dan sederhana walaupun sebenarnya dia berkecukupan, wanita semacam
ini termasuk bukan pesolek. Akan tetapi, jika ia tampil dengan polos hanya
karena keadaan ekonominya lemah, hal ini perlu dipertimbangkan dan
diselidiki lebih jauh. Kita perlu meneliti lebih jauh penampilannya pada
saat-saat tertentu, misalya pada saat menghadiri acara pesta perkawinan,
wisuda dan lain-lain, apakah tetap tampil apa adanya atau bersolek di luar
kebiasaannya.

Ringkasnya, setiap laki-laki hendaklah memperhatikan masalah ini dengan
seksama agar kelak tidak menyesal dalam membina rumah tangga dengan
perempuan yang didambakannya. Hal ini perlu dilakukan jika ia menghendaki
rumah tangga yang dipenuhi dengan keharmonisan, kemesraan dan kebahagiaan.
Oleh karena itulah, ia hendaklah berhati-hati agar tidak memilih perempuan
yang gemar bersolek bila keluar rumah.***

08. Kufu' dalam Beragama
------------------------

Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits-Hadits berikut:

"Wahai Bani Bayadhah, kawinkanlah (perempuan-perempuan kamu) dengan Abu
Hind; dan kawinlah kamu dengan (perempuan-perempuan)nya." (H.R. Abu Dawud)

"Orang-orang Arab satu dengan lainnya adalah kufu'. Bekas budak satu dengan
lainnya adalah kufu' pula." (H.R. Bazar)

"Sesungguhnya Allah memuliakan Kinanah di atas Bani Isma'il dan memuliakan
Quraisy di atas Kinanah dan memuliakan Bani Hasyim di atas Quraisy dan
memuliakan aku di atas Bani Hasyim...Jadi, akulah yang terbaik di atas yang
terbaik." (H.R. Muslim)

Penjelasan:

Kata kufu' artinya sepadan atau setara. Dalam pengertian adat-istiadat,
kufu' ialah kedudukan setara antara calon suami dengan calon istri, baik
dalam urusan agama, keturunan, nasab, maupun kedudukan sosial dan ekonomi.
Bila calon pasangan dalam hal-hal tersebut setara, maka mereka disebut
kufu'.

Hadits-hadits di atas memberikan penjelasan kufu' dalam pandangan syari'at
Islam. Hadits pertama menjelaskan bahwa Rasulullah memerintahkan Bani
Bayadhah untuk mengawinkan anak-anak perempuannya dengan laki-laki dari
keturunan Abu Hind. Klen Abu Hind ini dikenal sebagai pengrajin. Profesi
pengrajin di lingkungan Arab dipandang rendah sehingga keturunan mereka
dinilai tidak kufu' dengan keturunan Bani Bayadhah.

Hadits kedua menjelaskan bahwa semua suku Arab kufu' sehingga tidak alasan
bagi suatu suku tertentu merasa lebih tinggi daripada suku lain.

Hadits ketiga menjelaskan bahwa suku yang paling mulia dilingkungan bangsa
Arab adalah Quraisy, sedangkan klen yang paling mulia di lingkungan suku
Quraisy adalah Bani Hasyim dan warga Bani Hasyim yang paling mulia adalah
Nabi Muhammad SAW.

Hadits ketiga ini tidak menunjukkan adanya pembenaran bahwa suku selain
Quraisy tidak kufu' dengan suku Quraisy, atau klen selain Bani Hasyim
tidak kufu' dengan klen Bani Hasyim, sehingga antara laki-laki dan
perempuan yang berbeda suku atau klen tidak boleh menikah. Oleh karena itu,
tidak ada pembenaran bagi mereka untuk menolak kawin dengan suku atau klen
mana saja dengan alasan status sosialnya tidak kufu'.

Bila perkawinan antar klen atau suku yang tidak kufu' dilarang, tentu saja
tidak akan ada laki-laki yang dipandang kufu' menjadi suami putri-putri
Rasulullah, sebab Rasulullah SAW adalah orang yang paling mulia di
lingkungan klen Bani Hasyim. Kenyataannya, putri Rasulullah diperistri oleh
laki-laki yang klen atau keluarganya lebih rendah . Ummu Kultsum contohnya,
diperistri oleh 'Utsman bin 'Affan yang klennya lebih rendah daripada Bani
Hasyim, dan Fathimah diperisteri oleh 'Ali yang keluarganya lebih rendah
daripada keluarga Rasulullah SAW. Hal ini membuktikan bahwa anjuran agar
mencari pasangan yang kufu' maksudnya bukanlah kufu' dalam pengertian
nasab, kedudukan sosial ekonomi, suku atau keluarga, melainkan kufu' dalam
beragama.

Mengapa hanya agama yang menjadi tolok ukur kufu' untuk memilih istri?
Karena agama merupakan bekal utama yang melandasi kemampuan dan tanggung
jawab seorang perempuan untuk menjadi istri yang shalihah.

Kufu' dalam beragama ini ialah kualitas akhlaq dan ketaatan beragama calon
pasangan benar-benar setara. Apabila suami lebih baik, sedang istri kurang,
keduanya dikatakan kurang kufu'. Sebaliknya, jika istri lebih baik, ia
dikatakan tidak kufu' sebab suami dituntut memiliki kualitas lebih baik
atau setidak-tidaknya setara.

Islam menganjurkan memilih istri yang kufu' dalam beragama agar kelak
tercipta suasana sakinah dan mawaddah dalam hidup berumah tangga. Bila
antara suami istri terdapat perbedaan-perbedaan mencolok dalam bidang
akhlaq dan ibadah, apalagi istri jauh lebih rendah daripada suami, hal ini
semacam ini akan menghambat upaya menciptakan rumah tangga yang dipenuhi
kemesraan, kebahagiaan, dan penuh tanggung jawab kepada Allah. Demikianlah,
karena istri yang tidak kufu' memiliki pandangan yang berbeda dalam menilai
baik buruk suatu masalah sehingga dalam rumah tangga muncul dua norma yang
bisa berbeda. Hal ini sangat berbahaya bagi pembinaan akhlaq suami istri
dan anak-anaknya. Bukanlah tujuan setiap orang membina rumah tangga adalah
untuk memperoleh kebahagiaan sebesar-besarnya di dunia dan keselamatan di
akhirat kelak? Kalau tujuan semacam ini tidak dapat diwujudkan, yang akan
terjadi adalah perselisihan yang menyebabkan perderitaan.

Untuk mengukur kufu' atau tidaknya calon istri, perlu diadakan pengamatan
dan penelitian seksama. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh, antara lain :

1. Menanyakan akhlaq dan ibadah perempuan tersebut kepada teman-teman
dekatnya atau tetangga dekatnya yang adil dan jujur dalam menilai orang.

2. Mengamati akhlaq dan ibadah keluarga perempuan yang bersangkutan. Bila
keluarganya ahli ibadah dan baik akhlaqnya, kemungkinan besar akhlaq
perempuan tersebut seperti keluarganya.

Adapun kufu' dalam bidang lain, seperti tingkat pendidikan, sosial, ekonomi
dan lain-lain bukan merupkan masalah pokok yang dapat menghalangi upaya
penciptaan rumah tangga yang sakinah dan mawaddah. Masalah-masalah semacam
itu dapat diatasi dengan cara melakukan peningkatan secara bertahap dari
pihak yang bersangkutan.

Istri yang pendidikannya jauh lebih rendah daripada suami, misalnya. Tetapi
memiliki kecerdasan yang cukup untuk menambah ilmunya, baik secara otodidak
maupun melalui kursus-kursus, dapat mengimbangi kedudukan suami. Begitu
pula istri yang berasal dari kalangan ekonomi rendah tetapi memiliki
pendidikan yang cukup, kedudukannya otomatis akan terangkat sehingga
kedudukannya setara dengan suaminya. Begitu juga dalam hal kedudukan sosial
dan lainnya, istri dapat mencapai kesetaraan selama suami mau menerima dan
mengusahakan peningkatan kualitas dirinya.

Akan tetapi, berbeda sekali bila calon istri akhlaqnya rendah dan
perilakunya dalam beragama rusak. Perbaikan dan peningkatan dalam hal ini
sangat berat sebab untuk mengubah akhlaq yang buruk menjadi baik bukanlah
pekerjaan yang mudah dilakukan, bahkan dapat mempengaruhi yang baik menjadi
rusak. Itulah sebabnya Rasulullah SAW, juga para ulama mengingatkan agar
laki-laki yang hendak menikah benar-benar memperhatikan masalah kualitas
agama calon istrinya.

Jadi, walaupun masalah kufu' di luar aspek agama tidak menjadi tuntutan
pokok, patut juga kita perhatikan hal tersebut dengan baik agar kita lebih
mudah menciptakan keluarga yang bahagia, penuh ketenangan dan sejahtera.
Kita sebaiknya berusaha untuk mendapatkan pasangan yang kufu' dalam seluruh
aspek mencakup akhlaq, ibadah, pendidikan, kedudukan sosial, ekonomi, dan
latar belakang kultur. Semakin banyak persamaan antara calon pasangan, akan
semakin mudah kita membina kesatuan dalam keluarga. Inilah yang harus kita
usahakan agar tujuan kita mewujudkan rumah tangga yang penuh keberkahan,
kebahagiaan dan ketenangan tercapai.***

09. Tidak Materialis
--------------------

Dalam Hadits berikut disebutkan:

Dari Ibnu 'Abbas ra, ujarnya: Rasulullah SAW bersabda: "Ada empat perkara,
siapa mendapatkannya berarti kebaikan dunia dan akhirat, yaitu hati yang
selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, bersabar ketika mendapatkan
musibah, dan perempuan yang mau dikawini bukan bermaksud menjerumuskan
(suaminya) ke dalam perbuatan maksiat dan bukan menginginkan hartanya."
(H.R. Thabarani, Hadits Hasan)

Disebutkan juga dalam Hadits berikut bahwa:

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya wanita yang membawa berkah yaitu
bilamana ia mudah dilamar, murah maskawinnya, dan subur peranakannya."
(H.R. Ibnu Hibban, Hakim, dan lain-lain, dari 'Aisyah).

Penjelasan:

Materialis adalah sifat lebih mengutamakan materi dan cenderung tidak mau
mengeluarkan hartanya untuk kepentingan orang lain atau kepentingan
kebajikan umum.

Wanita materialis mengukur derajat dan martabat seorang laki-laki
semata-mata dari sisi harta kekayaannya. Ia mau menjadi istri seseorang
asalkan yang bersangkutan mampu memenuhi tuntutan-tuntutan materinya. Ia
selalu medambakan kemewahan dan bertumpuknya harta kekayaan tanpa
mempedulikan halal dan haramnya.

Maksud Hadits pertama ialah perempuan yang baik dijadikan istri antara lain
karena tidak bermaksud mengejar harta dan tidak pula menjerumuskan suaminya
untuk melakukan perbuatan-perbuatan dosa. Misalnya mendorong suaminya untuk
mencari harta sebanyak-banyaknya walaupun dengan cara haram atau hanya
mengeruk harta kekayaan suami dan meninggalkannya bila suami jatuh miskin.

Hadits kedua menerangkan bahwa salah satu ciri wanita yang tidak
materialis. Perempuan semacam ini kelak akan membawa berkah bagi
keluarganya karena mau menerima keadaan suami sehingga tidak menyulitkan
suaminya dalam memenuhi kebutuhan keluarga kelak. Sikap semacam inilah yang
dapat menciptakan suasana keluarga penuh dengan rasa riang dan bahagia.

Dalam memilih calon istri kita diperintahkan agar mencari wanita yang ridha
menerima mahar sedikit, walaupun laki-laki dianjurkan untuk memberikan
mahar yang banyak kepada calon istrinya seperti yang disebutkan dalam Q.S.
An-Nisaa' ayat 4 :
"Berikanlah maskawin kepada wanita (yang kamu nikahi) dengan maskawin yang
menyenangkan ..."

Untuk mengetahui apakah calon istri materialis atau tidak, dapat dilakukan
cara-cara antara lain:

1. Menanyakan kepada teman-teman dekatnya atau tetangga dekatnya tentang
sikap-sikapnya dalam bidang materi. Misalnya, kita teliti apakah dia senang
berteman dengan orang-orang kaya saja atau juga dengan orang-orang miskin.
Kita amati sikapnya apakah mau meminjamkan sesuatu kepada orang yang miskin
atau hanya mau meminjamkan sesuatu kepada yang kaya. Kita amati juga apakah
dalam menilai keadaan seseorang ia hanya melihat sisi materinya atau ia
lebih memperhatikan sisi akhlaq dan kepandaiannya.

2. Mengamati pola kehidupan keluarganya apakah mereka hanya bergaul dengan
orang-orang kaya atau dengan semua kalangan.

3. Mengujinya dengan memberikan hadiah yang murah apakah apakah ia memberi
komentar menyepelekan atau tidak.

Dengan cara-cara ini diharapkan laki-laki yang akan mempersunting seorang
perempuan dapat mengetahui dengan jelas apakah sifatnya materialis atau
qana'ah (menerima apa adanya) dan menjauhi kemewahan.

Laki-laki yang bertujuan mewujudkan keluarga islami dalam rumah tangganya,
hendaklah benar-benar memilih calon istri yang tidak materialis. Hal ini
dimaksudkan agar keluarganya dapat hidup berbahagia, sejahtera, penih
ketentraman, kasih sayang sesuai dengan peraturan Islam.***

10. Senang Menyambung Ikatan Kerabat
------------------------------------

Dalam Hadits berikut disebutkan:

Dari Maimunah ra, sesungguhnya ia telah memerdekakan salah seorang budak
perempuannya tanpa lebih dahulu minta izin kepada Nabi SAW. Ketika tiba
saat Nabi bergilir kepadanya, ia berkata: "Wahai Rasulullah, apakah Tuan
tahu bahwa saya telah memerdekakan budak perempuanku?" Sabdanya: "Apakah
engkau telah melakukannya?" Jawabnya: "Ya" Sabdanya: "Alangkah baiknya
kalau budak perempuan itu engkau hadiahkan kepada paman-paman dari pihak
ibumu karena pahalanya akan lebih besar bagi dirimu." (H.R. Bukhari,
Muslim, Abu Dawud, dan Nasa'i)

Penjelasan:

Perempuan yang baik untuk dijadikan istri adalah perempuan yang suka
menjalin ikatan silahturahmi dengan keluarga dan kerabat.

Hadits di atas menceritakan bahwa ketika Maimunah memberitahu Rasulullah
SAW, bahwa dirinya telah memerdekakan budak miliknya, beliau bersabda:
"Alangkah baiknya kalau budak perempuan itu engkau hadiahkan kepada
paman-paman dari pihak ibumu." Ini berarti bahwa Rasulullah SAW lebih
menekankan perlunya mempererat ikatan kekerabatan daripada sekedar
membebaskan budak.

Peranan seorang istri sangat besar dalam mempererat hubungan suaminya
dengan keluarga dan kerabatnya. Bila seorang istri suka menjaga dan
memelihara hubungan dengan kerabat-kerabatnya, baik dari pihaknya sendiri
maupun dari puhak suaminya, jaringan hubungan kekeluargaan akan menjadi
luas, sehingga memudahkan mereka untuk saling menerima dan memberi bantuan.

Kebanyakan orang, terutama para istri, tidak suka bila dia harus membantu
atau menanggung beban hidup orang lain. Mereka lebih mengutamakan keseja
hteraan keluarganya daripada membantu kerabat atau keluarga besarnya.
Umumnya, perempuan lebih mengutamakan diri dan anak-anaknya dan cenderung
kurang peduli dengan keluarga besarnya. Mereka khawatir kalau terlalu
banyak membantu keluarga besar, kepentingannya tidak terpenuhi. Hal inilah
yang sering merintangi para istri untuk bersikap lebih dermawan kepada
keluarga besarnya, apalagi kepada keluarga besar suaminya.

Kita tak boleh merasa tidak memerlukan uluran tangan keluarga atau kerabat
kita, karena sikap semacam ini hanya merugikan diri sendiri. Walaupun
keluarga kita berkecukupan, kita harus ingat bahwa kekayaan tidak bisa
dinikmati selamanya. Peristiwa-peristiwa mendadak yangbisa menghancurkan
kekayaan dan kesejahteraan, tidak dapat kita duga datangnya. Hal semacam
ini kemungkinan besar tidak dapat kita atasi sendiri sehingga memerlukan
bantuan orang lain. Oleh karena itu siapakah yang kita harapkan dapat
memberikan bantuan jika bukan dari keluarga besar kita sendiri.

Sebuah keluarga kaya misalnya, mereka merasa tidak memerlukan bantian lagi
dari keluarga besarnya, lalu bersikap acuh dan merendahkan. Suatu ketika
keluarga ini mengalami malapetaka, misalnya rumahnya terbakar habis
sehingga tidak tersisa harta sedikitpun. Pada saat semacam ini, siapakah
yang diharapkan untuk segera memberikan bantuan kepada dirinya jika
hubungannya dengan keluarga besarnya tidak baik? Dia akan menderita dan
putus asa karena tidak ada orang yang bisa diharapkan pertolongannya. Ia
tidak bisa berharap kepada keluarga besarnya karena selama ini tidak mau
peduli kepada mereka.

Untuk mengetahui seberapa jauh minat dan hasrat calon ustri terhadap upaya
pemeliharaan ikatan silahturahmi dengan keluarga, kita dapat menempuh
cara-cara antara lain:

1. Menanyakan kepada kerabat dekatnya apakah yang bersangkutan kenal, akrab
dan sering berkunjung atau tidak.

2. Menanyakan kepada teman-teman perempuannya atau tetangga sekitarnya
apakah dia berhubungan baik dengan mereka atau tidak.

Karena pentingnya keluarga besar dan kerabat bagi setiap keluarga, kita
wajib memperhatikan calon istri kita seberapa jauh ia mempedulikan kerabat
dan keluarga besarnya. Bila yang bersangkutan adalah orang yang selalu
memelihara dan menyuburkan ikatan silahturahmi dengan keluarga dan
kerabatnya, perempuan semacam ini baik dijadikan istri dan akan membawa
berkah dalam membangun rumah tangga kelak. Sebaliknya, jika dia tidak
peduli dengan ikatan kekeluargaan, kemungkinan besar perempuan semacam ini
tidak akan memberikan berkah dalam keluarga suaminya. Oleh karena itu,
carilah istri yang suka memelihara ikatan silaturahmi

11. Pandai Menyimpan Rahasia
----------------------------

Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits berikut :

"Sungguh wanita yang terbaik di antara wanita kamu ialah yang subur, besar
cintanya, teguh memegang rahasia,..." (H.R. Thusy)

Penjelasan:

Hadits tersebut menerangkan ciri-ciri perempuan yang baik untuk dijadikan
istri, salah satunya ialah pandai menyimpan rahasia.

Rahasia adalah sesuatu yang tidak patut diketahui oleh orang lain. Apabila
sesuatu yang diketahui oleh orang lain dapat menimbulkan kemarahan yang
bersangkutan atau mengancam kepentingannya atau membuat malu, hal tersebut
itu disebut rahasia.

Rahasia ada bermacam-macam, antara lain rahasia rumah tangga, rahasia
kantor, rahasia bisnis, rahasia partai, rahasia negara, dan lain-lainnya.
Semua rahasia tidak patut dibocorkan kepada orang lain karena hal semacam
itu akan merugikan orang yang bersangkutan.

Kerugian yang diderita oleh orang lain tentu bergantung pada
permasalahannya. Jika permasalahannya sangat peka karena menyangkut
keamanan negara dan masyarakat, bahayanya pun akan sangat besar. Jika
rahasia itu menyangkut pribadi seseorang, hal itu akan sangat merusak
kredibilitasnya.

Seorang laki-laki dalam memilih istri harus memperhatikan sifat-sifat yang
bersangkutan apakah ia termasuk orang yang pandai menyimpan rahasia atau
tidak. Hal ini perlu dilakukan, karena orang-orang yang tidak bisa menjaga
lidahnya, tidak akan memperhatikan kerahasiaan suatu masalah yang
dibicarakan. Apa saja yang diketahuinya dilontarkan kepada orang lain. Hal
ini semacam ini tentu saja akan sangat merugikan kepentingan suami.

Seorang perempuan yang pandai menyimpan rahasia suami atau keluarganya akan
dapat menjaga kehormatan suami dan keluarganya dengan baik, apalagi bila
rahasia tersebut menyangkut kepentingan umum. Sebaliknya, istri yang tidak
pandai menjaga rahasia suami dan keluarganya, tentu akan membuat aib bagi
suami dan keluarganya, bahka dapat membahayakan keselamatan jiwa mereka.
Seorang istri yang tidak pandai menjaga kehormatan dan kewibawaan
keluarganya di hadapan orang lain atau di tengah masyarakat adalah orang
yang kepribadiannya tidak sehat.

Istri yang tidak pandai menyimpan rahasia suami bisa merugikan nama baik
suaminya. Misalnya, istri seorang pejabat yang mengurus kepentingan
pemeriksaan pajak yang tidak pandai menjaga rahasia tugas suaminya akan
merugikan kredibiltas suami. Ketika suami melakukan pemeriksaan pajak atau
seorang pengusaha dan ditemukan adanya pelanggaran pengusaha tersebut dalam
perpajakan, sehingga yang bersangkutan akan dapat dikenakan sangsi pidana,
istri membocorkan rahasia tersebut kepada pengusaha yang diperiksa
suaminya.

Istri yang tidak pandai menyimpan rahasia suami sangat membahayakan
keselamatan suami dan keluarganya karena bisa saja rahasia penting suami
dan keluarganya diketahui oleh orang lain, padahal tersiarnya rahasia
tersebut dapat membahayakan keselamatan jiwa suami dan keluarganya.
Misalnya, suaminya seorang petugas reserse yang tengah mengejar seseorang
yang dianggap pengacau keamanan negara. Istri kemudian membocorkan hal ini
kepada orang lain sehingga sampailah beritanya kepada yang bersangkutan.
Sikap istri ini boleh jadi menyebabkan buron yang sedang dicari suaminya
melarikan diri atau berusaha membunuh pengejarannya. Jika terjadi hall
semacam ini, tentulah keamanan dan keselamatan suaminya dalam bahaya.

Pada masa Muhammad Hatta menjadi wakil presiden RI tahun 1951, beliau
dengan Safrudin Prawiranegara sebagai menteri keuangannya mengambil
kebijaksanaan memotong nilai uang sampai 50%. Uang yang nilainya Rp. 5,- ke
atas dipotong 50%. Kebijakan ini diputuskan oleh kabinet yang sidangnya
dipimpin oleh wakil presiden Muhammad Hatta.

Beberapa hari kemudian setelah sidang ini, pemerintah mengumumkan kebijakan
tersebut. Pada saat keluar pengumuman tersebut, istri Bung Hatta berkata
kepada beliau, mengapa dia tidak diberi tahu bahwa pemerintah merencanakan
pemotongan uang sehingga nilainya tinggal 50%. Atas pernyataan istrinya,
Bung Hatta tidak menanggapi. Menurut Bung Hatta, hal ini menyangkut rahasia
negara dan menjadi kepentingan umum harus disimpan begitu rupa, sekalipun
terhadap istrinya.

Sikap Bung Hatta semacam ini patut menjadi pelajaran bagi kita betapa
pentinya kehati-hatian seseorang dalam menjaga rahasia walaupun terhadap
istrinya sendiri jika masalahnya menyangkut kepentingan negara atau
masyarakat. Sudah tentu Bung Hatta tidak bermaksud tidak mempercayai
istrinya. Beliau menilai bahwa persoalan yang dirahasiakannya jauh lebih
penting dibandingkan dengan hubungan seorang suami dengan istrinya.

Untuk mengetahui apakah calon istri pandai menyimpan rahasia atau tidak,
perlulah diadakan penelitian terhadap yang bersangkutan. Cara-cara yang
dapat ditempuh antara lain:

1. Menanyakan hal tersebut kepada teman-teman perempuan dekatnya. Bila
menurut teman-temannya ia ternyata tidak mampu menjaga rahasia dan sifatnya
tidak bisa diperbaiki, sebaiknya ia tidak dipilih menjadi istri. Misalnya,
dengan menanyakan apakah dia bisa memegang rahasia bila temannya bercerita
kepadanya dengan pesan agar tidak disampaikan kepada siapa pun, atau apakah
dia sering menceritakan aib seseorang kepada teman-temannya.

2. Mengujinya dengan menceritakan sesuatu yang dianggap rahasia, kemudian
diselidiki apakah dia menyebarkan kepada orang lain atau menyimpannya untuk
dirinya sendiri.

Setelah melakukan upaya untuk mengetahui kemampuan calon istri menyimpan
rahasia dan terbukti calon istri seorang yang bisa menjaga rahasia, ia bisa
dipercayai sebagai istri yang baik. Perlu kita ketahui bahwa orang yang
kita percayai sebagai istri bukan hanya dipercaya sebagai teman untuk
memenuhi kebutuhan biologis, melainkan juga dipercaya sebagai sahabat dalam
segala urusan pribadi yang menyangkut semua aspek kehidupan suami. Bila
istri dapat memenuhi persyaratan semacam ini, suami akan terbantu dalam
mengemban tugas-tugas penting dalam kerjanya, apalagi tugas-tugas yang
penuh rahasia. Insya Allah, ia akan mampu menjaga martabat dan kehormatan
suaminya di hadapan orang lain dan di tengah masyarakat.

Jadi, karena menyimpan rahasia merupakan hal yang tidak mudah dilakukan
oleh kebanyakan orang, laki-laki harus memperhatikan hal itu. Ia seharusnya
memilih calon istri yang pandai menyimpan rahasia. Insya Allah, segala
kekurangan dan aib rumah tangga tidak akan pernah diketahui orang lain,
sekalipun mertua atau kerabat dekatnya.***

12. Subur
---------

Disebutkan dalam Hadits berikut:

"Kawinlah dengan perempuan pecinta lagi bisa punya anak banyak (subur) agar
aku dapat membanggakan jumlahmu yang banyak di hadapan para nabi pada hari
kiamat nanti." (H.R. Abu Dawud dan Nasa'i)

Dari Ma'qil bin Yasar, ujarnya : Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah
SAW, lalu ujarnya : "Wahai Rasulullah, saya telah mendapatkan seorang
perempuan dari keturunan terhormat, kedudukan sosialnya tinggi, dan
berharta, namun mandul. Bolehkah saya mengawininya?" Beliau melarangnya.
Orang itu datang lagi kedua kalinya dan berkata kepada beliau seperti
semula. Ia datang untuk ketiga kalinya, kemudian Rasulullah SAW bersabda
kepadanya : "Kawinilah oleh kalian wanita yang rasa cintanya besar dan
subur, karena kelak aku akan membanggakan kalian di hadapan umat-umat
lain." (H.R. Abu Dawud, Nasa'i dan Hakim)

Penjelasan:

Kesuburan seorang perempuan ditentukan dari kemampuannya melahirkan anak.
Seorang perempuan yang tidak dapat melahirkan anak banyak dikatakan kurang
subur. Ukuran banyak menurut bahasa Arab adalah jumlah lebih dari dua.

Rasulullah SAW mengatakan bahwa perempuan yang subur telah memberikan darma
bakti yang sangat besar kepada agama. Darma bakti yang diberikan bukan
hanya untuk kepentingan duniawi, melainkan juga untuk kepentingan ukhrawi.
Rasulullah menyatakan bahwa beliau di akhirat kelak akan mengumumkan
perasaan bangganya di hadapan para nabi lain karena beliau mempunyai umat
yang terbanyak di antara mereka.

Untuk dapat memperoleh umat yang terbanyak inilah Rasulullah SAW sangat
menganjurkan supaya kaum muslimin mempunyai anak banyak. Agar maksud ini
tercapai, kaum laki-laki muslimin hendaklah mengutamakan
perempuan-perempuan yang subur memiliki kelebihan dunia dan akhirat
dibandingkan dengan perempuan yang tidak subur.

Hadits tersebut dengan tegas memberikan petunjuk kepada para istri agar
memiliki tekad kuat untuk melahirkan anak banyak. Hal ini perlu
diperhatikan karena mereka akan memperoleh penghargaan yang tinggi di
akhirat kelak. Mereka patut merasa bangga karena telah membantu Rasulullah
SAW memperoleh kemuliaan yang tingggi di hadapan para nabi lainnya.

Istri yang diminta melahirkan anak yang banyak oleh suaminya tidak
seharusnya merasa terbebani selama hal tersebut tidak mengancam kesehatan
dan keselamatan jiwanya. Mereka harus menyadari bahwa usahanya telah
menyumbangkan amal shalih yang sangat berharga bagi kepentingan Islam.
Dengan banyaknya jumlah umat Islam, insya Allah akan mudah bagi kaum
muslimin menyiapkan sumber-sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam
menangani berbagai masalah di dunia ini.

Memiliki istri yang subur dan mau melahirkan anak banyak akan memperoleh
keuntungan duniadan akhirat. Keuntungan di dunia ialah martabat dan
kemuliaannya dan istrinya terangkat oleh anak-anaknya bila mereka menjadi
anak shalih. Akan tetapi, ia dan istrinya tidak akan mendapat kehinaan dan
rasa malu bila mereka menjadi orang tidak baik.

Keuntungan di akhirat yang didapatkan olehnya dan juga istrinya adalah
pahala amal shalih anaknya bila mereka telah meninggal, bahkan kelak mereka
dapat menyelamatkan suami dan istri tersebut dari siksa neraka, sedangakn
dosa anak tidak menambah dosa suami istri yang telah meninggal.

Adapun kerugian memiliki istri tidak subur ialah adanya kemungkinan besar
untuk tidak mendapatkan anak. Suami istri yang tidak mempunyai anak tidak
akan memperoleh keuntungan seperti yang didapat oleh mereka yang mempunyai
anak.

Untuk mengetahui kesuburan calon istri dapat ditempuh cara-cara antara
lain:

1. Memperhatikan keturunnya apakah nenek dan ibunya termasuk perempuan yang
subur atau tidak.

2. Melakukan tes kesehatan yang dewasa ini dengan mudah dapat menentukan
subur atau tidakanya seorang perempuan.

Dengan cara-cara sah semacam inilah, seorang laki-laki dapat mengetahui
kesuburan calon istrinya.

Kita harus mempunyai anak banyakuntuk memenuhi seruan Rasulullah SAW
seperti yang telah disebutkan dalam Hadits. Hal ini menunjukkan bahwa anak
yang kita miliki memberi nilai duniawi dan ukhrawi yang tinggi. Di dunia
anak-anak yang shalih menjadi kebanggaan orang tua; di akhirat mereka dapat
menyelamatkan orang tuanya dari ancaman siksa neraka. Selain itu, orang tua
yang mempunyai anak yang banyak akan memperoleh penghargaan dan pahala yang
besar karena telah memnuhi harapan Rasulullah.

Ringkasnya, setiap laki-laki muslim harus memperhatikan subur tidaknya
perempuan yang hendak dijadikan istri. Tujuannya adalah supaya
perkawinannya kelak benar-benar membawa keberuntungan bersama di dunia dan
di akhirat. Dengan memiliki istri yang subur ia bisa melakukan amal shalih
yang membawa kebahagian dunia akhirat

13. Tabah Menderita
--------------------

Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits berikut :

"Sungguh wanita yang terbaik di antara wanita kamu ialah yang subur, besar
cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita mengurus keluarganya,.."
(H.R. Thusy)

Penjelasan:

Hadits di atas menerangkan bahwa salah satu sifat baik seorang perempuan
ialah tabah menderita menghadapi kesulitan-kesulitan hidup. Segala bentuk
derita yang dihadapinya tidak membuatnya putus asa sehingga lari ke jalan
yang haram. Misalnya, karena kemelaratannya, ia menjadi pelacur atau
mencuri.

Sifat tabah menderita ialah kemampuan batin untuk tidak mengeluh dan putus
asa menghadapi kesulitan-kesulitan hidup.

Setiap orang sangat mungkin menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupan
di dunia ini. Adakalanya seseorang tabah menghadapi penderitaan, namun
adakalanya cepat berputus asa dan menjadi murung menghadapi kesulitan kecil
sekalipun. Mental semcam ini tentu sangat merugikan yang bersangkutan
karena orang yang mudah berputus asa atau murung mudah kehilangan semangat
hidup dan lebih senang menghindari kesulitan walaupun dengan cara yang
merugikan dirinya sendiri. Karena tidak sanggup menghadapi kesulitan
ekonomi atau tidak bisa menyelesaikan ekonomi atau tidak bisa menyelesaikan
pelajaran yang berat di sekolah misalnya, seseorang memakan obat penenang.
Hal semacam ini tentu merugikan diri sendiri.

Salah satu sifat perempuan yang kurang baik untuk dijadikan istri ialah
tidak tabah menderita. Untuk itulah, Rasulullah SAW memberikan petunjuk
kepada laki-laki mu'min agar tidak mudah tertarik kepada sembarang
perempuan, yang akhirnya hanya akan menimbulkan penyesalan.

Dalam kehidupan berumah tangga boleh dikatakan hampir selalu muncul
kesulitan dan penderitaan. Keluarga yang kekurangan contohnya, tentu
mengalami kesulitan ekonomi saat diterpa krisis moneter. Contoh lain,
anak-anak berprilaku tidak baik tentu akan menimbulkan kejengkelan dan aib
pada orang tua.

Seorang suami yang istrinya tidak tabah menderita akan selalu dirongrong
keluhan-keluhan walaupun hanya hal yang sepele. Suami tentu akan sangat
terganggu dengan sikap istrinya. Sikap istri yang tidak dewasa menghadapi
suatu masalah akan mengganggu ketenangan suami dan merusak konsentrasinya
dalam menghadapi masalah yang lebih besar di luar rumahnya atau persoalan
pekerjaannya. Hal ini dapat membuat prestasi kerja suami menurun atau suami
jenuh tinggal di rumah. Hal-hal negatif semacam ini tentu dapat merusak
keharmonisan rumah tangga. Bila keluarga semacam ini kelak mempunyai anak,
sikap istri yang tidak dewasa mungkin akan berpengaruh tidak baik pada
anak-anak. Hal-hal semacam ini tentu akan merusak suasana kebahagiaan
keluarga dan pertumbuhan mental anak secara sehat.

Oleh karena itu, agar tercapai keharmonisan dan kebahagiaan dalam membina
keluarga setiap laki-laki yang akan memilih calon istri hendaknya
menyelidiki sifat ini pada diri yang bersangkutan. Cara yang bisa dilakukan
antara lain:

1. Melihat pola kehidupan yang bersangkutan dalam menghadapi kesulitan
sehari-hari. Misalnya, kita amati bagaimana sikapnya bila mengalami
kekurangan makan apakah mereka mengatasinya dengan berpuasa atau mengambil
hak orang lain.

2. Menanyakan kepada keluarga dekat atau teman dekat atau tetangga
dekatanya apakah yang bersangkutan orang yang gampang putus asa atau tahan
uji. Misalnya, kita amati sikapnya ketika pembantu rumah tangga mengambil
cuti apakah dia mau mengerjakan rumah sendiri atau tidak.

Dengan cara-cara tersebut sifat perempuan yang ingin dijadikan istri dapat
diketahui. Bila dia ternyata mudah putus asa dan tidak ada harapan untuk
diperbaiki, sebaiknya perempuan semacam ini tidak dijadikan istri. Akan
tetapi,bila sifatnya negatif itu ada harapan untuk diperbaiki, kita boleh
menikahinya, lalu berusaha semaksimal mungkin menghilangkan sifat tersebut
sehingga kelak bisa menjadi perempuan yang tahan menghadapi kesulitan.

Ini perlu dilakukan, sebab adakalanya perempuan yang semula terlihat mudah
sekali murung dan berputus asa menghadapi kesulitan, berubah sifat ketika
sudah bersuami. Sifat negatifnya berubah karena suaminya sabar membimbing
mentalnya sehingga ia menjadi istri yang tabah menderita. Oleh karena itu,
perempuan yang sebelum menjadi istri terlihat pemurung dan mudah berputus
asa, brlum tentu akan tetap bersifat seperti itu kalau sudah menjadi istri.
Jadi, peran suami untuk mengubah sifat negatif istri sanagat besar.
Usahanya mengubah sifat negatif akan menciprumah tangga bahagia dan penuh
ketentraman.

Ringkasnya, seorang laki-laki yang ingin memilih calon istri hendaklah
mengutamakan perempuan yang tabah menderita. Perempuan semacam ini memiliki
modal yang baik untuk menjadi istri. Ia dapat diharapkan mengantarkan
suaminya ke alam kehidupan rumah tangga yang penuh kebahagian dan
ketentraman.***

14. Bukan Pencemburu Buta
-------------------------

Disebutkan dalam Hadits berikut:

Dari Abu Hurairah, telah sampai kepadanya bahwa Nabi SAW bersabda: "Seorang
wanita tidak boleh meminta suaminya menceraikan istrinya (yang lain) supaya
berkecukupan tempat makannya (nafkahnya)." (H.R.Tirmidzi)

Penjelasan:

Sifat cemburu berarti sifat curiga kepada orang lain karena iri hati.
Cemburu juga berarti tidak senang melihat orang lain memperoleh kebaikan
atau keberuntungan. Seorang perempuan dikatakan pencemburu buta apabila ia
selalu mudah mencurigai perempuan lain akan merusak hubungannya dengan
suami atau calon suaminya.

Hadits tersebut menerangkan adanya larangan bagi perempuan mempunyai sifat
mementingkan kesenangannya sendiri dan berusaha dan berusaha menghilangkan
kesenangan orang lain yang menjadi madunya. Sifat ini termasuk dalam
pengertian sifat cemburu buta dan sudah tentu sangat tercela, baik dalam
pandangan Islam maupun masyarakat.

Seorang perempuan yang bersifat cemburu buta dapat menyulitkan langkah
suaminya. Perempuan semacam ini selalu mencurigai setiap perempuan yang
dekat dengan suaminya atau yang berurusan dengan suaminya sebagai orang
yang akan merusak kebahagiaan dan merebut suami dari dirinya. Sikapnya akan
membuat suami mengalami berbagai kesulitan ketika menghadapi perempuan lain
yang berurusan dengan dirinya karena khawatir akan timbul konflik dengan
istrinya. Akibatnya, langkah dan gerak suami selalu terhalangi sehingga
kebebasannya untuk mengembangakan kemampuan usaha dan aktivitasnya
terganggu.

Karena sifat cemburu buta bisa membahayakan keselamatan dan aktivitas
suami, seorang laki-laki yang hendak memilih seorang perempuan sebagai
istri harus lebih dahulu mengamati dengan seksama sifat perempuan tersebut.
Cara yang dapat ditempuh antara lain:

1. Menanyakan perihal sifatnya kepada keluarga dekatnya. Misalnya, kita
amati ketika ibunya mengajak adik atau kakaknya berbelanja apakah dia
cemburu buta atau tidak.

2. Menanyakan perihal sifatnya kepada tetangga dekatnya. Misalnya, kita
amati bagaimana sikapnya ketika ibunya mengajak anak tetangga berbelanja
apakah dia cemburu buta atau tidak.

3. Meminta anggota keluarga kita yang perempuan untuk menyelidiki dengan
seksama sifatnya.

Bila ternyata perempuan yang kita maksudkan untuk dijadikan istri mempunyai
sifat cemburu buta, sebaiknya kita mengurungkan niat kita. Akan tetapi,
bilamana tingkat kecemburuannya masih dapat dierbaiki sehingga tidak sampai
menekan orang lain, kita boleh melanjutkan keinginan kita untuk
memperistrinya dan secara bertahap memperbaikinya hingga ia menjadi
perempuan yang toleran.

Para laki-laki yang ingin megambil seorang perempuan menjadi istri
hendaklah mengutamakan perempuan yag tidak memiliki sifat cemburu buta.
Tujuannya agar kelak tidak megalami percekcokan dan perseteruan dalam
kehidupan berumah tangga dan dapat terwujud rumah tangga yang sainah dan
penuh kasih sayang.***

15. Perangai dan Kata-katanya Menyenangkan
------------------------------------------

Disebutkan dalam Hadits berikut:

"Tiga hal keberuntungan yaitu: istri yang shalih; kalau engkau lihat,
menyenangkanmu; dan kalau engkau pergi, engkau merasa percaya bahwa ia
dapat menjaga dirinya dan hartamu; kuda penurut lagi cepatlarinya, yang
dapat membawamu menyusul teman-temanmu; dan rumah besar yang banyak
didatangi tamu. Tiga hal kesialan yaitu: istri yang kalau engkau lihat,
menjengkelkanmu, ucapannya menyakiti kamu, dan kalau engkau pergi, engkau
merasa tidak percaya bahwa ia dapat menjaga dirinya dan hartamu; kuda yang
lemah; jika engkau pukul, bahkan menyusahkanmu; dan kalau engkau biarkan,
malah tidak dapat membawamu menyusul teman-temanmu; serta rumah yang sempit
lagi jarang didatangi tamu." (H.R. Ahmad. Hadits yang semakna dengan ini
riwayat oleh Thabarani, Bazzar dan Hakim)

Penjelasan:

Maksud Hadits di atas ialah tiga macam hal yang menjadi penunjang
kebahagiaan hidup di dunia yaitu istri yang shalihah, kendaraan yang bagus,
dan rumah besar yang banyak dikunjungi tamu.

Perangai menyenangkan merupakan sifat yang membuat orang lain simpati dan
gampang bersahabat. Orang yang berperangai menyenangkan terlihat dari
ekspresi wajah dan gerak-geriknya. Wajahnya selalu riang gembira menghadapi
orang lain dan sikapnya ramah dalam menerima orang lain. Orang yang
memiliki sifat dan sikap semacam ini akan membuat senang setiap orang yang
berhadapan dengan dirinya.

Seorang laki-laki yang ingin beristri tentulah mengharapkan perempuan yang
diidolakannya itubenar-benar dapat menjadikan dirinya selalu berada dalam
suasana ceria dan bahagia. Untuk mencapai hal ini, sebelum seorang
laki-laki menjatuhkan pilihan kepada seorang perempuan untuk dijadikan
sebagai istrinya, ia perlu meneliti apakah yang bersangkutan suka bertutur
kata dan berperangai menyenangkan atau tidak. Hal ini perlu dilakukan sebab
dalam kehidupan rumah tangga orang selalu mendambakan suasana senang bag
aikan di dalam syurga walaupun tengah menghadapi krisis ekonomi atau
ketiadaan harta. Suasana yang penuh ceria di dalam rumah tangga akan
memberikan dorongan kuat kepada anggota keluarga menghadapi berbagai
kesulitan dan krisis. Suasana semacam ini membuat anggota keluarganya bisa
mengatasi berbagai tantangan hidup.

Seorang istri yang selalu bertutur kata dan berperangai menyenangkan akan
dapat menjadi obat mujarab bagi suami dan seluruh anggota keluarganya dalam
membina ketabahan, keberanian dan keuletan menjalani kehidupan ini. Seorang
istri yang menerima kedatangan suami dengan wajah ceria, tutur kata yang
menyegarkan dan pelayanan yang menggembirakan misalnya, akan membangkitkan
kembali semangat suaminya untuk menghadapi tantangan bisnisnya. Sebaliknya,
bilamana istri menyambut kedatangan suami dengan sikap murung, tutur kata
yang menyakitkan hati dan pelayanan yang buruk, mental suami akan semakin
jatuh dan semangatnya untuk menghadapi kesulitan akan semakin hilang. Hal
semacam ini sudah tentu akan merugikan seluruh anggota, karena orang yang
menjadi tumpuan hidup keluarga sedang mengahadapi kesulitan berat.

Untuk mengetahui apakah calon istri kita berperangai dan bertutur kata
menyenangkan, kita dapat melakukan penelitian dan penyelidikan dengan cara
antara lain:

1. Mengutus anggota keluarga kita agar menemuinya dengan sikap kurang
bersahabat. Jika ia tetap menghadapinya dengan wajah ceria dan sikap ramah
tamah, perempuan tersebut termasuk orang yang berperangai baik. Akan
tetapi, bilamana dia menghadapinya dengan sikap dan wajah tidak
menyenangkan, berarti ia bukan perempuan yang berperangai baik.

2. Menanyakan kepada tetangga dekatnya atau perempuan yang menjadi teman
dekatnya apakah dia orang yang berperangai dan bertutur kata baik ataukah
sebaliknya. Kita amati sikapnya dalam berbicara dengan tetangga atau
teman-temannya apakah perangai dan tutur katanya baik atau tidak.

Pengujian dan penelitian seperti di atas agar kelak kita bisa mendapatkan
istri yang kita dambakan dapat membina rumah tangga yangmenjadi keinginan
bersama. Kita sebaiknya mengetahui apakah perempuan yanghendak dijadikan
istri yang berperangai baik dan berperilaku luhur serta bertutur kata
menyenangkan ataukah sebaliknya. Dengan mendapatkan perempuan yang
berperilaku baik dan luhur ini berarti kita telah mendapatkan modal sangat
berharga dalam memasuki dunia rumah tangga. Insya Allah, istri semacam ini
akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ringkasnya, para lelaki yang hendak menginjakkan kakinya ke dunia rumah
tangga hendaknya mengutamakan perempuan yang memiliki sifat terpuji di atas
sebagai istrinya. Tujuannya agar kelak ia dapat menciptakan rumah tangga
yang penih bahagia seperti yang menjadi idaman setiap orang.***

16. Mudah Dilamar
-----------------

Dalam Hadits berikut disebutkan bahwa:

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya wanita yang membawa berkah yaitu
bila ia mudah dilamar, murah maskawinnya, subur peranakannya."(H.R.Ibnu
Hibban, Hakim, dan lain-lain, dari 'Aisyah)

Penjelasan:

Hadits tersebut menerangkan ciri-ciri wanita yang membawa berkah, yaitu
mudah dilamar, murah maskawinnya dan subur peranakannya.

Mudah dilamar maksudnya menerima lamaran seorang laki-laki muslim yang taat
ibadah dan baik akhlaqnya tanpa mempersoalkan kekayaan, status sosial,
ketampanan dan pekerjaannya. Perempuan yang mudah dilamar juga tidak akan
menunda waktu perkawinan. Yang terpenting baginya, laki-laki yang datang
kepadanya benar-benar terbukti taat beragama. Perempuan yang ridla dilamar
laki-laki seperti itu akan mendapatkan limpahan karunia dan rahmat dalam
kehidupan rumah tangganya seperti yang dijanjikan Rasulullah SAW dalam
Hadits di atas.

Seorang laki-laki tidak akan terbebani berbagai persyaratan yang
kemungkinan besar akan menghambat pernikahannya jika melamar perempuan yang
mudah menerima lamarannya. Ia bisa segera melangsungkan akad nikah sehingga
dapat menjauhkan dirinya dari godaan untuk melakukan perbuatan maksiat.

Orang yang terhalang menyalurkan keinginan seksualnya secara sah bisa
terjerumus ke dalam penyelewengan seksual, seperti berzina atau paling
ringan melakukan onani. Hal semacam ini dapat dicegah bila yang
bersangkutan menikah secepatnya. Oleh karena itu, memilih wanita yang mudah
dilamar merupakan berkah bagi laki-laki yang melamarnya, juga bagi wanita
yag dilamarnya. Berkahnya, kedua belah pihak akan memperoleh penyaluran
dorongan seksualitas secara sehat dan halal sehingga tidak melakukan
perbuatan yang melanggar agama.

Wanita yang mengajukan berbagai persyaratan bila dilamar tidak akan membawa
berkah dalam perkawinannya. Wanita semacam itu akan banyak menuntut
suaminya agar memenuhi kesenangannya sehingga memberatkan beban rumah
tangga.

Ringkasnya, para pemuda khususnya dan kaun laki-laki umumnya hendaklah
mencari wanita yang mudah dilamar untuk dijadikan istrinya.***

17. Besar Cintanya
------------------


Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits berikut:

"Sesungguhnya wanita yang terbaik di antara wanita kamu ialah yang subur,
besar cintanya,..." (H.R. Thusy)

Penjelasan:

Hadits di atas menerangakan bahwa perempuan yang subur dan besar cintanya
kepada laki-laki yang menjadi suaminya adalah wanita yang baik.

Yang dimaksud dengan wanita yang besar cintanya adalah wanita yang sepenuh
hati mencurahkan segenap kasih sayang, kerinduan dan kecintaannya kepada
suami, Ia tidak mau membandingkan suaminya dengan laki-laki lain, baik
dalam urusan ketampanan, kekayaan, kedudukan, pekerjaan, pengetahuan dan
ketrampilannya. Ia benar-benar hanya mencintai suaminya dan menerima
kelemahan dan kelebihan suaminya.

Merupakan suatu rahmat besar bagi seorang laki-laki bila dia mendapatkan
wanita yang sangat mencintainya tanpa terpengaruh oleh keadaan orang lain.
Ia tidak akan pernah mengecewakan atau membuat suaminya marah karena ia
selalu membanggakan suami dan mencurahkan seluruh kasih sayangnya kepada
suami walaupun dalam keadaan kekurangan. Istri semacam ini akan bisa
menciptakan suasana rumah tangga gembira dan penuh rasa bahagia.

Untuk mengetahui apakah calon istri besar cintanya atau tidak, dapat
dibuktikan ketika dipinang apakah dia segera menerimanya ataukah menunda
menerima dengan alasan yang tidak jelas. Bila ternyata ia segera menerima
dengan penuh kejujuran dan keikhlasan, bukan karena hendak menutup malu
atau lain-lainnya, hal itu dapat dijadikan salah satu tanda besar cintanya
kepada calon suaminya.

Jadi, karena wanita yang dapat mencintai suaminya dengan cinta yang besar
adalah ciri istri yang baik, hendaklah laki-laki memperhatikan petunjuk
Rasulullah SAW dengan baik. Ia hendaknya berusaha memilih calon istri yang
benar-benar mencintainya tanpa membandingkan keadaan dirinya dengan orang
lain. Tujuannya agar ia dapat menciptakan kehidupan rumah tangga yang
sakinah dan penuh kebahagiaan bersama istrinya.***

18. Patuh dan Taat
------------------

Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits berikut:

"Sesungguhnya wanita yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar
cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita, mengurus keluarganya,
patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, membentengi dirinya dari
laki-laki lain, mau mendengar ucapan suami dan menaati perintahnya, dan
bila bersendirian dengan suaminya ia pasrahkan dirinya pada kehendak
suaminya, serta tidak berlaku dingin kepada suaminya." (H.R. Thusy)

Penjelasan:

Hadits di atas menerangkan ciri-ciri istri yang baik, yang salah satunya
ialah patuh pada ucapan suami dan taat dalam menjalankan perintahnya serta
menjauhi larangannya.

Yang dimaksud dengan patuh dan taat ialah kesungguhan mengikuti dengan
ikhlas perintah yang diberikan kepadanya dan menjauhi larangan yang
dikenakan kepadanya.

Perempuan yang patuh dan taat sangat menjaga diri untuk tidak melanggar
larangan agama dan larangan orang tuanya selama larangan itu sejalan dengan
syari'at Islam. Ia juga beusaha melaksanakan perintah agama dan perintah
orang tuanya yang tidak bertentangan dengan ketentuan agaama dengan penuh
keikhlasan dan ketulusan sesuai dengan kemampuannya.

Perempuan yang patuh dan taat pada agama dan orang tuanya kemungkinan besar
akan patuh dan taat kepada suaminya kelak. Perempuan semacam ini akan dapat
menciptakan ketentraman dan ketenangan suami dan rumah tangganya. Ia juga
akan mendapat kepercayaan suaminya bila ditinggal pergi untuk mencari
nafkah.

Laki-laki yang ingin mengetahui apakah calon istrinya, orang yang patuh dan
taat, dapat memperoleh informasi dari keluarganya, kerabat dekatnya, teman
dekatnya, atau tetangga dekatnya.

Kaum laki-laki, khususnya para pemuda, hendaklah memilih perempuan yang
patuh dan taat agar cita-citanya membangun rumah tangga yang bahagia dapat
terwujud segera dan berlangsung selama hayat.***

19. Hemat
---------

Dalam Hadits berikut disebutkan bahwa:

Rasulullah SAW bersabda: "Wanita yang paling baik yaitu yang pandai
mengendarai unta. Wanita Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih
sayangnya kepada anak kecil dan panda mengurus harta suaminya yang sedikit
(miskin)." (H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Penjelasan:

Hadits di atas menerangkan ciri perempuan yang baik, yaitu pandai mengurus
unta, sedangkan istri yang baik adalah istri yang hemat, yaitu pandai
mengelola pendapatan suami yang sedikit sehingga kepentingan keluarga
tercukupi.

Hemat yaitu pandai mencukupkan yang sedikit sehingga keperluan hidupnya
yang banyak sekalipun terpenuhi. Hemat sangat erat hubungannya dengan
ketelitian dalam membelanjakan uang sehingga hanya membeli sesuatu yang
diperlukan dan tidak membeli sesuatu yang mubazir dan sia-sia.

Keperluan setiap orang hanya dapat ditentukan oleh yang bersangkutan.
Keperluan yang digariskan oleh agama ada 3 macam:

1. Dlaruri, atau keperluan pokok yang menyangkut hal-hal yang bisa mempe
rtahankan kelangsungan hidup seseorang, seperti makan, minum dan
pengobatan.

2. Haaji, keperluan sekunder, yaitu untuk menyempurnakan kualitas kehidupan
seseorang sehingga kondisi hidupnya menjadi lebih baik. Misalnya, lauk
daging dan vitamin untuk menjaga ketahanan tubuh.

3. Tahsini, atau keperluan tersier, yaitu keperluan yang tidak harus
dipenuhi karena tidak menghambat atau mengancam keselamatan diri. Mobil
misalnya, untuk memudahkan seseorang bila hendak bepergian.

Di antara ketiga keperluan tersebut, yang paling utama adalah dlaruri
(keperluan pokok).

Dalam memenuhi keperluan pokoknya seseorang harus bersikap hemat, apalagi
memenuhi keperluan sekunder dan tersiernya. Dengan bersikap hemat seseorang
tidak akan terjerumus ke dalam angan-angan dan khayal kenikmatan duniawi.

Dalam kehidupan rumah tangga sifat hemat pada istri dapat mengelola harta
suami. Suami yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya ingin agar
istrinya dapat mengatur penghasilannya sehingga keperluan diri dan
anak-anaknya tercukupi.

Seorang perempuan yang memiliki sifat hemat tentu pandai mengendalikan
pengeluaran belanja keluarga. Ia tidak akan mau membeli sesuatu yangtidak
terjangkau oleh penghasilan suaminya sehingga ia tidak perlu berhutang
untuk mencukupi keperluannya.

Bilamana seorang istri ridla menerima uang belanja yang sedikit dan mampu
mengelolanya untuk mencukupi kebutuhan keluarga, keluarga semacam ini
kemungkinan besar dapat menabung harta kekayaannya untuk
keperluan-keperluan masa depan mereka. Mereka dapat merencanakan hal-hal
yang lebih baik bagi masa depan diri dan anak-anaknya karena memiliki bekal
yang cukup.

Seorang istri yang hemat akan pandai dan cermat mengendalikan pengeluaran
rumah tanggnya. Suaminya tidak akan terbebani dalam mencari nafkah karen
atidak dikejar-kejar oleh tuntutan istri yang kekurangan belanja. Suami
akan selalu menyerahkan uang belanja kepada istrinya dengan senang hati
berapa pun jumlahnya. Ia benar-benar percaya istrinya dapat berhemat dalam
membelanjakan uangnya, sehingga dapat mencukupkan penghasilannya untuk
semua kebutuhan rumah tangga.

Sebaliknya, istri yang boros akan merugikan suami dan anak-anaknya. Istri
semacam itu akan menuntut suaminya memenuhi segala keinginannya sehingga
suami selalu merasa tertekan. Keadaan semacam ini pasti menimbulkan
konflik, bahkan anak-anak pun akan turut merasakan ketegangan. Akibatnya,
anak-anak hidup dalam suasana penuh tekanan. Hal semacam ini tentu tidak
dikehendaki siapapun, baik suami, istri maupun anak-anak.

Istri pemboros lebih mementingkan berfoya-foya daripada menghemat harta
kekayaan suaminya. Perilaku istri semacam ini bisa mendorong suaminya untuk
mendapatkan harta dengan segala macam cara, halal atau haram. Hal semacam
ini sudah tentu membahayakan dan merugikan suami.

Untuk mengetahui apakah calon istri hemat atau boros dapat dilakukan
penelitian melalui teman dekatnya, kerabat dekatnya, tetangga dekatnya,
atau dengan mengamati kebiasaannya membelanjakan uang. Jiak ternyata ia
sanagt cermat dan berhati-hati dalam membelanjakan uang yang dipegangnya,
besar harapan ia kelak akan menjadi istri yang hemat.

Selain itu, dapat juga dilakukan dengan mengamati kebiasaan keluarganya
apakah mereka biasa berlaku hemat atau sebaliknya. Akan tetapi, kebiasaan
suatu keluarga tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak. Adakalanya suatu
keluarga berlaku boros, namun ada di antara anak-anaknya yang hemat. Hal
ini bukan sesuatu yang mustahil terjadi di masyarakat kita.

Setiap laki-laki mendambakan istri yang pandai membelanjakan uang suami
dengan baik dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Ia tidak berhutang ke kanan
dan ke kiri sehingga dapat menjaga kehormatan suami di mata orang lain dan
meringankan beban suami dalam mencari nafkah. Oleh karena itu, setiap
laki-laki sebaiknya memilih calon istri yang hemat dan pandai membelanjakan
harta suami. Insya Allah, dengan memiliki istri yang hemat rumah tangga
akan mencapai kebahagiaan, kasih sayang, kemesraan dan keceriaan.***

20. Besar Kasih Sayangnya kepada Anak Kecil
-------------------------------------------

Dalam Hadits berikut disebutkan bahwa: Rasulullah SAW bersabda:

"Wanita yang paling baik yaitu yang pandai
mengendarai unta. Wanita Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih
sayangnya kepada anak kecil dan panda mengurus harta suaminya yang sedikit
(miskin)." (H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Penjelasan: Maksud Hadits di atas ialah perempuan yang pandai mengendarai unta adalah
perempuan yang pandai mengurus keluarganya; dan perempuan yang paling baik
adalah yang paling besar kasih sayangnya kepada anak-anak. Kasih sayang kepada anak kecil dapat ditunjukkan dengan perhatian besar
kepada anak-anak, senang berkumpul dengan mereka, akrab bergurau dan
bercanda dengan mereka, sabar menghadapi tingkah laku mereka dan gembira
membimbing dan mengasuh mereka. Sifat semacam ini perlu ada pada calon
istri dan calon ibu. Mereka kelak akan melahirkan anak-anak yang memerlukan
kasih sayang dan cinta yang besar dari ibunya. Perempuan yang besar kasih sayangnya kepada anak-anak memudahkan
pertumbuhan emosi anak-anak dan perkembangan kepribadiannya ke arah yang
positif. Anak-anak semacam ini kemungkinan besar terbebas dari tekanan
batin sehingga kelak menjadi orang dewasa yang sehat mental dan emosinya.
Seorang ayah yang memiliki anak-anak semacam ini akan mudah mendidik dan
mengasuh mereka karena ibunya bisa membantu mendidik mereka dengan baik.
Beban suami menjadi ringan karena istrinya mampu memikul tanggung jawab
dengan baik dalam mengasuh anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Laki-laki yang bermaksud menikahi seorang perempuan, hendaklah
memperhatikan sifat ini pada diri calon istrinya. Jika ternyata calon istri
memlilki sifat semacam ini, laki-laki tersebut sangat beruntung.
Anak-anaknya kelak dapat dipastikan memperoleh asuhan, pemeliharaan,
perlindungan dan bimbingan dari seseorang yang benar-benar bersedia
berkorban demi anak-anaknya yang dicintainya. Ia tidak akan mengeluh saat
mengasuh dan menghadapi kenakalan anak-anaknya. Ia menghadapi kenakalan
anaknya dengan perasaan ringan dan penuh kesabaran, sehingga anak-anaknya
berkembang dengan penuh kebebasan dan keceriaan di rumah dan di
lingkungannya. Hal ini sangat membantu suami untuk mencurahkan pikiran dan
tenaganya dalam memenuhi kebutuhan keluarga secara maksimal. Untuk mengetahui seberapa jauh calon istri mempunyai kasih sayang kepada
anak-anak dapat dilakukan pengamatan dan penyelidikan melalui cara-cara
sebagai berikut: 1. Mengamati pergaulannya dengan anak-anak apakah ia sabar bergaul dengan
anak-anak atau tidak. 2. Menanyakan kepada teman-teman dekatnya atau kepada kerabat dekatnya,
atau kepada tetangga dekatnya atau kepada adik-adiknya apakah ia memiliki
sifat tersebut atau tidak. Karena anak-anak sangat membutuhkan ibu yang besar kasih sayangnya kepada
mereka, setiap laki-laki yang hendak mengambil seorang perempuan sebagai
istrinya hendaklah mengutamakan yang besar kasih sayangnya kepada anak
kecil. Istri semacam ini besar harapan dapat mendampinginya untuk membina
rumah tangga yang penuh dengan suasana gembira, ceria dan bahagia.
Cool Blue Outer Glow Pointer